• Fri, Jun 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

19 June 2026 21:02  |

Gencatan Senjata Redakan Tekanan Minyak

Harga minyak bergerak stabil pada Jumat (19/6), saat pasar menimbang klaim Iran atas kewenangan di Selat Hormuz dan laporan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah. Brent untuk pengiriman Agustus turun 0,4% ke $79,55 per barel pada pukul 14.35 waktu London, sementara WTI Juli hampir tidak berubah di $76,59 per barel. Kontrak WTI Agustus yang lebih aktif bergerak tipis lebih rendah ke $75,80 per barel.

Brent masih berada di jalur penurunan mingguan sekitar 9%, setelah harga minyak melepas hampir seluruh kenaikan yang terjadi sejak perang AS-Iran dimulai pada 28 Februari. Koreksi ini mencerminkan berkurangnya premi risiko perang, meski pasar belum sepenuhnya yakin arus energi melalui Teluk Persia akan kembali normal dalam waktu dekat.

Sentimen mendapat dukungan dari laporan bahwa Israel dan Hizbullah menyepakati gencatan senjata mulai Jumat. Jika bertahan, kesepakatan tersebut dapat mengurangi salah satu hambatan utama bagi implementasi perjanjian sementara AS-Iran, karena penghentian permusuhan di Lebanon menjadi bagian dari syarat yang diajukan Teheran.

Namun, ketidakpastian tetap tinggi setelah Iran menyatakan kapal yang melintasi Selat Hormuz harus memiliki polis asuransi wajib. Untuk saat ini, polis tersebut diberikan gratis, tetapi dokumen Iran membuka ruang pengenaan biaya di masa depan. Langkah ini menambah kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi tol atau biaya baru di salah satu jalur energi terpenting dunia.

Pemulihan arus kapal juga belum stabil. Sejumlah kapal yang membawa minyak tertahan mulai bergerak melewati Hormuz setelah kesepakatan sementara Washington-Teheran diteken pada Rabu. Namun, tidak ada tanker yang terlihat keluar dari Teluk Persia pada Jumat pagi, menunjukkan proses normalisasi masih rapuh.

Produsen energi mulai menyesuaikan diri dengan perubahan situasi. Abu Dhabi National Oil Co. dilaporkan meminta pelanggan melanjutkan pemuatan minyak dari pelabuhan di Teluk Persia, sementara Kuwait mulai meningkatkan produksi dan menargetkan output di atas 2 juta barel per hari dalam sepekan.

Di sisi lain, hampir 80 juta barel minyak berada di supertanker di Teluk Persia dan siap melintasi Hormuz jika pedagang serta pemilik kapal memberi persetujuan. Jika arus tanker kembali dibuka terlalu cepat, tambahan pasokan dapat masuk ke pasar ketika sebagian kilang Asia sudah mengamankan kebutuhan jangka pendek.

Bagi pasar minyak, isu utama kini bergeser dari pembukaan kembali Hormuz menjadi kecepatan dan kualitas normalisasi. Proses penuh masih dapat berlangsung panjang karena membutuhkan koordinasi kapal, pembukaan kembali sumur, perbaikan infrastruktur, serta langkah keselamatan di jalur pelayaran.

Fokus berikutnya tertuju pada keberlanjutan gencatan senjata Israel-Hizbullah, aturan izin Iran di Hormuz, respons pemilik kapal, dan jadwal kelanjutan negosiasi AS-Iran. Selama arus tanker belum pulih konsisten, harga minyak berpotensi tetap sensitif terhadap perubahan diplomatik dan keamanan di kawasan. (arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai