• Fri, Mar 27, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

27 March 2026 07:26  |

WTI Koreksi, Trump Geser Tenggat Serangan Iran ke 6 April

Harga minyak melemah setelah Presiden AS Donald Trump kembali memperpanjang jangka waktu rencana serangan terhadap fasilitas energi Iran, memberi jeda jangka pendek namun memperpanjang konflik hingga awal April. WTI sempat turun sekitar 1,6% ke area US$93/barel setelah melonjak hampir 5% pada hari Kamis, sementara Brent sebelumnya ditutup 5,7% lebih tinggi di US$108,01/barel.

Trump mengatakan Iran meminta masa tujuh hari, namun AS memberi 10 hari, sehingga batas waktu baru jatuh pada 6 April. ING menilai perpanjangan waktu meredakan panas pasar saat ini, tetapi risiko harga masih terus naik karena sekitar 8 juta barel per hari pasokan sudah offline, dan arus energi di Teluk Persia tetap rentan. Pasar semakin menyadari konflik belum mempunyai titik akhir yang pasti, dan risiko tetap tinggi menjelang akhir pekan.

Reli bulan ini tetap kuat dan sangat fluktuatif karena perang AS–Israel–Iran mengguncang pasokan dari kawasan yang kaya energi. Penutupan hampir total Selat Hormuz membatasi aliran energi yang penting bagi perekonomian global. Trump juga menyebut kerangka operasi militer 4–6 minggu dan mengklaim operasi “lebih cepat dari jadwal”, sementara tenggat waktu yang diperpanjang memberi ruang bagi pembicaraan sekaligus waktu tambahan untuk pengerahan pasukan AS, termasuk Unit Ekspedisi Marinir.

Macquarie menilai skenario durasi konflik terbagi: sekitar 60% peluang berakhir pada akhir Maret, namun ada 40% peluang konflik lebih panjang hingga akhir Juni. Dalam skenario yang lebih panjang, mereka memanaskan minyak bisa didorong hingga US$200/barel, mencerminkan ekor risiko yang belum hilang meskipun ada jeda sementara.

Dari pihak Iran, Tasnim melaporkan Teheran menunggu tanggapan setelah menolak rencana 15 poin AS dan mengajukan syarat sendiri, termasuk pengakuan otoritas Iran atas Hormuz. Selat ini biasanya membawa sekitar seperlima aliran minyak global sebelum perang. Meski arus masih jauh dari normal, ada peningkatan tipis kapal dalam 24 jam terakhir pada kapal terkait Iran yang mencoba berlayar.

Trump mengatakan Iran mengizinkan 10 kapal tanker melintasi selat sebagai isyarat itikad baik, sementara Menteri Keuangan Scott Bessent menyebut program asuransi untuk mendorong kapal pesiar akan segera dimulai. Di AS, harga minyak mentah telah melonjak hampir 40% sepanjang bulan Maret dan harga produk seperti diesel serta avtur naik lebih tajam, memperbesar kekhawatiran kombinasi inflasi yang naik dan pertumbuhan yang melemah. (asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com NM23 Ai