Trump: Iran “Kasih Hadiah” 10 Tanker Melintasi Hormuz
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis (26/3) bahwa Iran mengizinkan 10 kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz pekan ini sebagai “hadiah” untuk Amerika Serikat, yang ia gambarkan sebagai sinyal bahwa Teheran ingin menunjukkan itikad baik dalam proses menuju penyelesaian konflik.
Berbicara dalam rapat kabinet, Trump menyebut awalnya Iran akan mengizinkan delapan kapal melintas, lalu menambah dua kapal lagi sehingga total menjadi 10. Ia menyampaikan klaim tersebut saat menegaskan kembali bahwa AS sedang melakukan pembicaraan “substansial” terkait Iran, meski Teheran sebelumnya membantah adanya negosiasi langsung dengan Washington.
Utusan khusus AS Steve Witkoff mengatakan pemerintah AS menerima sejumlah pendekatan dari negara-negara kawasan dan pihak lain yang ingin berperan dalam mengakhiri konflik secara damai. Witkoff juga mengonfirmasi AS telah menyampaikan kerangka 15 poin untuk kesepakatan damai, yang disebut disalurkan melalui Pakistan sebagai mediator, seraya menekankan arahan Trump untuk menjaga kerahasiaan rincian dan tidak bernegosiasi melalui media.
Di sisi lain, media pemerintah Iran dilaporkan menyatakan Teheran menolak tawaran gencatan senjata AS dan mengajukan daftar syaratnya sendiri, termasuk tuntutan terkait kedaulatan atas Selat Hormuz. Trump mengakui kemampuan Iran untuk tetap mengganggu jalur tersebut masih menjadi tantangan, karena risiko serangan terhadap kapal tetap menjadi faktor yang dapat mengguncang arus energi dan sentimen pasar.
Sumber: Newsmaker.id