• Tue, Mar 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

17 March 2026 13:36  |

Harga Minyak Melonjak 2%, Brent Kembali di Atas US$100

Harga minyak dunia melonjak lebih dari 2% dengan acuan global Brent crude oil kembali diperdagangkan di atas US$100 per barel, didorong oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan energi dari Timur Tengah.

Kenaikan harga terjadi di tengah berlanjutnya konflik yang melibatkan Iran, yang meningkatkan risiko gangguan distribusi minyak global. Jalur strategis seperti Strait of Hormuz kembali menjadi perhatian utama pasar karena wilayah ini menyalurkan sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Kekhawatiran pasar semakin meningkat setelah adanya gangguan pengiriman dan ancaman terhadap tanker di kawasan Teluk, yang berpotensi menghambat aliran energi global. Kondisi ini membuat pasar memasukkan “risk premium” ke dalam harga minyak.

Meski sejumlah negara dan lembaga seperti International Energy Agency telah mempertimbangkan pelepasan cadangan minyak strategis untuk menstabilkan pasar, kekhawatiran terhadap defisit pasokan global masih tinggi.

Penyebab Utama Kenaikan Minyak

1. Risiko Gangguan Pasokan

Konflik yang melibatkan Iran meningkatkan potensi gangguan produksi dan distribusi minyak.

2. Ketegangan di Selat Hormuz

Strait of Hormuz menjadi titik krusial karena jalur ini mengalirkan sekitar 20% minyak dunia.

3. Premi Risiko Geopolitik

Pasar menambahkan “risk premium” akibat ketidakpastian konflik, sehingga harga naik lebih cepat.

4. Keterbatasan Pasokan Pengganti

Upaya negara lain menggantikan pasokan belum cukup untuk menutup potensi kekurangan global.

Dampak yang Perlu Diwaspadai

1. Tekanan Inflasi Global

Harga energi yang lebih tinggi dapat mendorong kenaikan harga barang dan jasa.

2. Risiko Perlambatan Ekonomi

Biaya produksi dan transportasi meningkat, berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi.

3. Kebijakan Suku Bunga

Bank sentral bisa menunda penurunan suku bunga karena inflasi energi.

4. Volatilitas Pasar Keuangan

Pasar saham, mata uang, dan komoditas akan lebih sensitif terhadap berita geopolitik.(CP)

Sumber: Newsmaker.id

 

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
OIL

Brent Stabil, Risiko Hormuz Belum Hilang

Harga minyak bergerak stabil setelah Amerika Serikat dan Iran menyampaikan nada positif dalam pembicaraan terkait program nuk...

18 February 2026 15:41
BIAS23.com NM23 Ai