Emas Cetak Rekor Baru!
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi baru di level $4.068 per ons pada perdagangan Senin (13/10), didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap aset aman di tengah kekhawatiran global. Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok kembali memanas setelah ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump, sementara ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga lebih lanjut memperkuat daya tarik emas sebagai melindungi nilai.
Pelemahan dolar AS akibat pemangkasan suku bunga juga memberikan dorongan tambahan bagi harga logam mulia ini. Para pelaku pasar kini mengira The Fed akan menurunkan suku bunga sebanyak dua kali lagi sebelum akhir tahun, guna menahan dampak perlambatan ekonomi. Kondisi ini menekan imbal hasil obligasi dan meningkatkan minat investor terhadap emas yang tidak menghasilkan bunga.
Meskipun Trump sempat enggan menyatakannya tentang tarif 100% terhadap Tiongkok, pasar tetap waspada terhadap potensi eskalasi lebih lanjut. Sentimen geopolitik yang masih tegang, ditambah dengan penutupan sebagian pemerintahan AS dan ketidakstabilan politik global, terus menjadi pendorong utama reli harga emas.
Analis memperkirakan momentum bullish masih kuat, meskipun posisi pasar menunjukkan kondisi jenuh beli. Selama krisis global belum mereda dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter tetap tinggi, emas terus melanjutkan kenaikan menuju tingkat yang lebih tinggi dalam waktu dekat.(asd)
Sumber: Newsmaker.id