Emas Melemah di Tengah Kenaikan Obligasi AS dan Evaluasi Tarif Baru
Harga emas tergelincir pada hari Selasa (8/7), yang tertekan oleh kenaikan imbal hasil (Yield) obligasi pemerintah AS pasca Presiden Donald Trump mengumumkan usulan tarif baru terhadap mitra dagang utama seperti Jepang dan Korea Selatan.
Harga emas spot turun 0,3% ke $3.324,19 per ons (pukul 09:05 GMT).
Emas berjangka AS juga melemah 0,3% ke $3.333,60.
Yield Obligasi AS Tekan Emas
Imbal hasil obligasi AS dengan tenor 10 tahun naik ke level tertinggi dalam dua pekan, sehingga membuat logam mulia tanpa imbal hasil seperti emas menjadi kurang menarik bagi investor.
Giovanni Staunovo, analis komoditas di UBS, mengatakan:
“Emas berada di antara dua tekanan. Di satu sisi, penundaan tenggat waktu kesepakatan dagang AS negatif bagi harga emas, namun di sisi lain, ancaman tarif baru untuk mitra dagang utama di Asia mendukung prospek safe haven emas.”
Tarif Trump Kembali Jadi Fokus
Trump menyampaikan bahwa tarif baru sebesar 25% hingga 40% akan mulai berlaku 1 Agustus terhadap 14 negara. Ia menambahkan bahwa tenggat tersebut masih bisa diperpanjang jika negara-negara tersebut mengajukan usulan kesepakatan dagang.
Tarif "resiprokal" sebelumnya ditetapkan maksimal 10% hingga 9 Juli untuk memberi ruang negosiasi. Namun hingga kini, hanya Inggris dan Vietnam yang berhasil mencapai kesepakatan. Pada bulan Juni lalu, AS dan Tiongkok sepakat pada kerangka tarif, namun belum final.
Tiongkok telah memperingatkan agar AS tidak memicu kembali ketegangan dagang dan mengancam akan membalas negara-negara yang membuat kesepakatan dengan AS yang bisa memutus rantai pasokannya.
Tekanan Tambahan untuk The Fed
Kebijakan tarif Trump meningkatkan kekhawatiran inflasi, yang bisa mempersulit jalur penurunan suku bunga oleh Federal Reserve.
Investor kini menantikan risalah rapat The Fed bulan Juni yang dijadwalkan rilis pada Rabu untuk mencari petunjuk lebih lanjut terkait arah kebijakan bank sentral ke depan.
Logam Lain:
Perak stabil di $36,72 per ons.
Platina turun 0,3% ke $1.366,25.
Palladium naik 0,5% ke $1.116,86.(yds)
Sumber: Reuters