• Sat, Mar 14, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 April 2025 16:45  |

Emas Turun dari Rekor Tertinggi Terkait Pengecualian Tarif AS

Harga emas turun dari rekor tertinggi pada hari Senin (14/4) setelah Presiden AS Donald Trump mengecualikan smartphones dan komputer dari tarif timbal baliknya, meskipun ketidakpastian seputar rencana tarif membuat harga tetap berada di atas level signifikan $3.200 per ons.

Harga emas spot turun 0,4% menjadi $3.222,49 per ons, pada pukul 08.52 GMT. Harga emas batangan mencapai rekor tertinggi $3.245,42 pada awal hari.

"Sentimen pasar sedikit membaik pagi ini setelah Presiden Trump mengecualikan barang elektronik dan smartphones dari tarif AS. Hal ini sebagian menyebabkan penurunan harga emas, kemungkinan karena aksi ambil untung," kata Zain Vawda, seorang analis di MarketPulse by OANDA.

Emas secara tradisional dipandang sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.

Gedung Putih pada hari Jumat mengumumkan pengecualian smartphones, komputer, dan barang elektronik lainnya dari tarif timbal balik yang tinggi terhadap Tiongkok. Namun, pada hari Minggu, Trump mengatakan bahwa ia akan mengumumkan tarif impor semikonduktor selama seminggu.

Penurunan harga emas kemungkinan hanya sementara, kata Vawda.

"Kesepakatan AS-Tiongkok tampaknya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat, dan tarif perdagangan global terus menimbulkan tantangan, sehingga permintaan aset safe haven seperti emas tetap kuat. Selain itu, melemahnya dolar AS semakin mendukung daya tarik emas," tambah Vawda.

Dolar AS (.DXY), mencapai level terendah dalam tiga tahun terhadap mata uang lainnya, membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar AS lebih murah bagi pembeli luar negeri.

Emas terus mengalami kenaikan tajam dari tahun lalu, naik lebih dari 23% sepanjang tahun ini dan melonjak di atas angka $3.200 untuk pertama kalinya pada hari Jumat. Emas batangan didukung oleh berbagai faktor, termasuk ketidakpastian ekonomi dari rencana tarif Trump, permintaan bank sentral, dan peningkatan aliran ke dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas.

Goldman Sachs telah meningkatkan perkiraan harga emas akhir tahun menjadi $3.700, dengan alasan permintaan bank sentral yang lebih kuat dari perkiraan dan meningkatnya risiko resesi yang memengaruhi arus masuk ETF.

Harga perak spot stabil di $32,27 per ons, sementara platinum naik 1% menjadi $952,10. Paladium naik 2,2% menjadi $935,38. (Arl)

Sumber : Reuters

Related News

GOLD

Emas Turun Tipis karena Kekuatan Dolar Melebihi Permintaan A...

Emas turun tipis setelah Presiden Donald Trump mengenakan tarif impor dari Kanada, Meksiko, dan Tiongkok, dengan dolar yang m...

3 February 2025 07:33
GOLD

Emas Turun Diiringi Kejutan Tarif Trump Memicu Aksi Jual dar...

Emas bergerak semakin menjauh dari rekor tertinggi terbarunya, tersapu oleh suasana pesimistis yang melanda pasar global sete...

4 April 2025 17:54
GOLD

Emas Memperpanjang Reli Hingga $3.086 Dan Mencapai Titik Ter...

Harga emas (XAU/USD) kembali mencatatkan rekor pada hari Jumat (28/3) , mencapai $3.086 sebagai titik tertinggi baru sepanjan...

28 March 2025 17:38
GOLD

Emas Mengalami Tekanan Jual Menjelang PCE Dan Tarif Yang Aka...

Harga emas (XAU/USD) menjauh dari rekor tertinggi barunya, yang saat ini tercatat di $2.800,93, dengan aksi ambil untung yang...

31 January 2025 18:00
BIAS23.com NM23 Ai