• Fri, Mar 6, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

21 February 2025 17:14  |

Emas Berkonsolidasi Pasca Catat Rekor, Menuju Gain Mingguan Kedelapan

Harga emas turun pada hari Jumat (21/2) tetapi menuju untuk gain mingguan beruntun kedelapan pasca mencapai dua rekor tertinggi beruntun, karena permintaan safe haven tetap kuat di tengah kekhawatiran akan rencana tarif Presiden AS Donald Trump.

Harga emas spot turun 0,4% menjadi $2.926,54 per ons pada pukul 09.45 GMT. Emas batangan naik sekitar 1,5% minggu ini setelah naik ke rekor $2.954,69 pada hari Kamis.

Harga emas berjangka AS turun 0,5% menjadi $2.940,90.

Sementara Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank mengatakan, "Reli tanpa henti sejak Desember tetap tidak tertandingi kecuali harga turun ke sekitar $2.850,". Harga telah memecahkan dua rekor tertinggi pekan ini dan diperdagangkan di atas $2.950/oz, karena ketidakpastian seputar pertumbuhan ekonomi global dan ketidakstabilan politik telah menggarisbawahi minat investor terhadap emas batangan, yang telah naik 11,5% sejauh ini pada tahun 2025.

Rangkaian rencana tarif baru Trump yang diumumkan awal pekan ini mencakup bea masuk atas kayu dan produk hutan, di samping rencana yang diumumkan sebelumnya untuk mengenakan bea masuk atas mobil impor, semikonduktor, dan farmasi.

Ini terjadi setelah pengenaan bea masuk tambahan sebesar 10% atas impor Tiongkok dan bea masuk sebesar 25% atas baja dan aluminium.

Sealin itu Yeap Jun Rong yang merupakan ahli strategi pasar IG mengatakan, "Emas telah menunjukkan ketahanan dengan retracement jangka pendek, karena ketidakpastian perdagangan AS yang masih ada memperkuat daya tariknya sebagai lindung nilai,".

Saat ini para pelaku pasar juga mencari petunjuk mengenai lintasan suku bunga Federal Reserve, mengingat kebijakan Trump dianggap inflasi. Inflasi yang lebih tinggi dapat memaksa Fed untuk mempertahankan suku bunga tinggi, yang pada gilirannya mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Di tempat lain, permintaan emas fisik di Negara konsumen utama, Tiongkok dan India, tetap tidak signifikan karena harga yang mencapai rekor tinggi.

Harga perak spot turun 0,1% menjadi $32,88 per ons, dan paladium turun 1,2% menjadi $965,25. Kedua logam tersebut menuju kenaikan mingguan.(yds)

Sumber: Reuters

Related News

GOLD

Emas Turun Tipis karena Kekuatan Dolar Melebihi Permintaan A...

Emas turun tipis setelah Presiden Donald Trump mengenakan tarif impor dari Kanada, Meksiko, dan Tiongkok, dengan dolar yang m...

3 February 2025 07:33
GOLD

Emas Mengalami Tekanan Jual Menjelang PCE Dan Tarif Yang Aka...

Harga emas (XAU/USD) menjauh dari rekor tertinggi barunya, yang saat ini tercatat di $2.800,93, dengan aksi ambil untung yang...

31 January 2025 18:00
GOLD

Harga Emas Berjangka Turun Dalam Perdagangan karena Dolar AS...

Harga emas berjangka turun setelah mencapai level tertinggi dalam lebih dari seminggu. Harga emas berjangka turun 0,2% pada $...

20 November 2024 16:28
GOLD

Harga Emas Berjangka Naik, Memulai Tahun 2025 dengan Catatan...

Harga emas berjangka naik, mengawali tahun baru dengan catatan positif. Harga emas berjangka naik 0,3% pada $2.647,90 per tro...

2 January 2025 16:15
BIAS23.com NM23 Ai