Trump Bakal Ketemu Putin di Budapest
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat pada Kamis (16/10) untuk mengadakan KTT lanjutan guna membahas penghentian perang di Ukraina yang merupakan langkah mengejutkan yang muncul saat Moskow khawatir atas dukungan militer baru AS untuk Kyiv.
Trump mengatakan ia dan Putin bisa bertemu dalam dua minggu kedepan di Budapest setelah panggilan telepon lebih dari dua jam yang ia sebut produktif. Kremlin mengonfirmasi rencana pertemuan tersebut, meski kedua pihak belum memberikan tanggal pasti.
“Sepanjang hidup saya, saya membuat kesepakatan,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih. “Saya pikir kami akan menyelesaikan yang satu ini, semoga secepatnya.”
ZELENSKIY KE GEDUNG PUTIH JUMAT
Perkembangan ini terjadi saat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menuju Gedung Putih pada Jumat untuk mendorong dukungan militer tambahan, termasuk kemungkinan rudal jarak jauh Tomahawk buatan AS.
Dalam beberapa hari terakhir, Trump tampak condong untuk memberikan dukungan baru kepada Zelenskiy. Namun nada yang lebih akomodatif setelah panggilan dengan Rusia menimbulkan tanda tanya atas kemungkinan dukungan itu dalam waktu dekat dan membangkitkan kembali kekhawatiran Eropa akan potensi kompromi AS terhadap Moskow.
Sejak menjabat pada Januari, Trump kerap mengancam akan bertindak terhadap Rusia, namun menunda langkah-langkah tersebut setelah berbicara dengan Putin. Trump pernah mengupayakan gencatan senjata jelang KTT Alaska dengan Putin pada Agustus yang tidak membuahkan hasil. Saat itu, sejumlah analis mengatakan Putin meraup konsesi AS tanpa niat mengakhiri perang dalam waktu dekat.
Presiden dari Partai Republik itu memposisikan diri sebagai pembawa damai dan diplomat, menonjolkan capaian termasuk gencatan senjata dan kesepakatan sandera di Gaza. Ia mengatakan perang di Ukraina yang dimulai dengan invasi Rusia pada 2022 akan lebih mudah diakhiri karena hubungannya dengan Putin.
PUTIN MEMPERINGATKAN TRUMP SOAL PENGIRIMAN RUDAL
Selama panggilan, Putin mengatakan kepada Trump bahwa memasok rudal jarak jauh ke Ukraina akan merusak proses perdamaian dan hubungan AS–Rusia, kata penasihat Kremlin Yuri Ushakov.
Zelenskiy, yang sudah berada di Washington, mengatakan keputusan Putin untuk mencari pembicaraan adalah tanda bahwa ia dalam posisi bertahan. “Kami berharap momentum mengekang teror dan perang yang berhasil di Timur Tengah akan membantu mengakhiri perang Rusia terhadap Ukraina,” tulisnya di X. “Kami sudah melihat Moskow bergegas melanjutkan dialog begitu mendengar soal Tomahawk.”
Lokasi KTT Trump–Putin berikutnya menarik perhatian. Putin dicari atas dugaan kejahatan perang di sejumlah yurisdiksi, yang membatasi perjalanannya.
Hubungan Ukraina dengan Hongaria kian tegang. Zelenskiy menuduh drone Hongaria melintasi wilayah Ukraina bulan lalu, memicu respons PM Hongaria Viktor Orban yang menyebut Ukraina bukan negara berdaulat yang independen. Berbeda dengan sebagian besar pemimpin NATO dan Uni Eropa, Orban menjaga hubungan baik dengan Rusia sambil mempertanyakan logika bantuan militer Barat untuk Kyiv—sikap yang kerap membuatnya berseberangan dengan Zelenskiy.
“Rencana pertemuan antara presiden AS dan Rusia adalah kabar baik bagi orang-orang di seluruh dunia yang mencintai perdamaian,” tulis Orban di X. “Kami siap!” Ia kemudian mengatakan telah berbicara lewat telepon dengan Trump dan persiapan KTT damai AS–Rusia sedang berjalan.
Pertemuan Trump–Putin akan mengikuti pembicaraan tingkat bawah antara Moskow dan Washington pekan depan, termasuk Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di lokasi yang akan ditentukan, kata Trump. Kremlin menyebut Menlu Rusia Sergei Lavrov akan ambil bagian.
Dalam postingan di Truth Social, Trump mengatakan ia akan memberi penjelasan kepada Zelenskiy mengenai pembicaraan dengan Rusia di Oval Office pada Jumat. “Saya percaya kemajuan besar tercapai melalui percakapan telepon hari ini,” tambahnya.
UKRAINA INGIN MEMPERLUAS JANGKAUAN SERANGAN
Kyiv dan Moskow saling meningkatkan eskalasi dengan serangan besar pada infrastruktur energi sementara NATO kesulitan merespons rentetan pelanggaran udara Rusia. Ukraina mengupayakan rudal yang dapat menjangkau Moskow dan kota-kota besar Rusia lainnya.
Sebelum Kamis, Trump menyatakan kian frustrasi dengan Putin atas serangan yang terus berlanjut. Trump mengatakan ia bisa memasok senjata jarak jauh ke Ukraina jika Putin gagal datang ke meja perundingan.
Dalam serangan terbarunya, Rusia meluncurkan lebih dari 300 drone dan 37 rudal ke infrastruktur di seluruh Ukraina pada Kamis dini hari, kata Zelenskiy. Kyiv meningkatkan serangan balasan ke target Rusia, termasuk kilang minyak di wilayah Saratov pada Kamis. Rusia telah menyerang fasilitas energi dan listrik Ukraina selama beberapa musim dingin berturut-turut seiring perang yang memasuki tahun keempat.
Dalam peringatan terbaru kepada Rusia, Trump pada Rabu mengatakan Perdana Menteri India Narendra Modi telah berjanji untuk berhenti membeli minyak dari Rusia, dan pemerintahannya akan mendorong Tiongkok melakukan hal yang sama. India belum mengonfirmasi komitmen tersebut.(yds)
Sumber: Reuters.com