Trump Ingin “Deal Besar” dengan Xi di Tengah Panasnya Perang Dagang
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Korea Selatan minggu depan, dengan harapan bisa mencapai beberapa kesepakatan penting. Trump menyebut akan membahas berbagai isu besar, mulai dari melanjutkan ekspor kedelai ke Tiongkok, kerja sama dalam pembatasan senjata nuklir, hingga peran Beijing dalam membantu mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Ia juga menyinggung soal pembelian minyak Rusia oleh Tiongkok, yang menurutnya bisa menjadi bagian dari upaya menekan Moskow agar mau berunding demi perdamaian.
Pertemuan ini datang di saat hubungan antara Washington dan Beijing kembali memanas setelah beberapa bulan relatif tenang. Trump baru saja memberlakukan tarif 100% terhadap barang-barang asal Tiongkok yang akan mulai berlaku 1 November, sebagai tanggapan atas keputusan Beijing membatasi ekspor tanah jarang—bahan penting untuk industri teknologi global. Langkah itu memicu kekhawatiran akan babak baru perang dagang antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia tersebut.
Di sisi lain, sejumlah pejabat AS dikabarkan sedang melakukan perjalanan ke Malaysia untuk meredakan ketegangan dan mencari dukungan dari negara-negara Asia Tenggara. Semua mata kini tertuju pada pertemuan Trump dan Xi di Korea Selatan, yang bisa menjadi titik balik hubungan Amerika–Tiongkok: apakah keduanya akan menemukan jalan menuju kerja sama baru, atau justru memperdalam jurang konflik yang sudah lama membara.
Inti poin:
Trump incar “deal besar” dengan Xi dari kedelai, minyak Rusia, hingga senjata nuklir — di tengah panasnya perang tarif yang bisa mengguncang ekonomi global.(asd)
Sumber: Newsmaker.id