Trump Klaim Iran “State of Collapse”, Minta Hormuz Dibuka Secepatnya
Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran baru saja memberi tahu Washington bahwa mereka berada dalam “state of collapse” dan meminta Selat Hormuz dibuka “secepat mungkin” saat Teheran mencoba membereskan persoalan kepemimpinan. Pernyataan itu disampaikan Trump lewat unggahan di Truth Social pada Selasa (28/4), tanpa menjelaskan bagaimana pesan tersebut disampaikan atau siapa pihak Iran yang mengirimkannya.
Pernyataan Trump muncul di tengah kebuntuan diplomasi perang dua bulan yang telah mengguncang pasokan energi global, dengan Selat Hormuz menjadi titik tekan utama. Reuters melaporkan pemerintah AS belum menunjukkan tanda akan menerima proposal Iran terbaru, sementara status jalur negosiasi dan parameter pembukaan Hormuz tetap tidak jelas.
Bagi pasar, fokusnya ada pada implikasi “siapa memberi konsesi terlebih dulu”: pembukaan Hormuz berpotensi meredakan premi risiko energi dan tekanan inflasi, sedangkan kebuntuan yang berlarut cenderung mempertahankan volatilitas minyak serta menjaga ketidakpastian arah suku bunga. Variabel yang dipantau selanjutnya mencakup konfirmasi resmi dari pihak Iran, rincian proposal yang dibahas, dan perubahan nyata pada akses pelayaran di Hormuz.(Arl)*
Sumber; Newsmaker.id