• Mon, Apr 27, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

27 April 2026 17:37  |

Iran Temui Petinggi Rusia Saat Negosiasi dengan AS Buntu

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Rusia pada Senin (27/04) untuk bertemu Presiden Vladimir Putin, di tengah kebuntuan pembicaraan dengan AS terkait upaya mengakhiri perang yang telah berlangsung delapan pekan.

Araghchi menyebut kunjungan itu diperlukan untuk koordinasi dengan pejabat Rusia setelah kampanye militer AS-Israel terhadap Republik Islam mengganggu pertemuan bilateral, menurut pernyataan yang diposting di kanal Telegram Kementerian Luar Negeri Iran.

Di saat bersamaan, muncul laporan Axios bahwa Teheran memberi sinyal kesiapan menerima kesepakatan sementara yakni Iran yang akan membuka kembali Selat Hormuz sebagai imbalan atas penghentian blokade Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Media Iran melaporkan Araghchi akan menyampaikan kepada Pakistan, yang disebut sebagai mediator utama, bahwa konflik bisa diakhiri jika AS mencabut blokade laut, menyetujui kerangka hukum baru untuk lalu lintas di selat, serta memberikan jaminan tidak ada aksi militer lanjutan terhadap Iran.

Dalam skema tersebut, Iran juga mengisyaratkan isu program nuklir dapat dibahas kemudian, menurut laporan Axios yang mengutip seorang pejabat AS dan dua sumber yang mengetahui pembahasan.

Pihak AS belum mengomentari gagasan Iran itu, meski Presiden Donald Trump pada Sabtu mengakui adanya rencana baru dari Teheran. Gedung Putih menegaskan AS “memegang kendali” dan hanya akan membuat kesepakatan yang mengutamakan kepentingan warga Amerika, serta tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.

Bagi pasar, skema interim yang memulihkan akses Selat Hormuz berpotensi mengurangi tekanan biaya energi dan beban pada ekonomi global, namun hambatannya tetap pada syarat AS yang mengaitkan pelonggaran blokade dengan penyelesaian program nuklir. Variabel yang perlu dipantau adalah respons resmi Washington atas opsi interim, sinyal dari Moskow setelah pertemuan Araghchi-Putin, serta apakah ada kesepakatan praktis soal kerangka lalu lintas selat dan status blokade. (gn)

Sumber: Newsmaker.id

 

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai