• Wed, Apr 1, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

1 April 2026 09:20  |

Trump Prediksi Perang dengan Iran Akan Berakhir dalam Waktu Dekat

Dalam sebuah wawancara telepon dengan NBC News pada Selasa malam, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan pandangannya mengenai situasi perang dengan Iran yang sedang berlangsung. Menurut Trump, perang ini akan segera berakhir, dengan perkiraan waktu hanya dua hingga tiga minggu lagi. Pernyataan ini memberikan gambaran mengenai situasi yang sedang berkembang di kawasan Timur Tengah, di mana ketegangan antara AS dan Iran telah berlangsung cukup lama.

Trump juga membahas langkah-langkah yang dianggap perlu untuk menurunkan harga minyak global. Menurutnya, solusi untuk masalah ini cukup sederhana: menarik diri dari Iran. Ia meyakini bahwa jika AS mundur dari keterlibatannya di Iran, harga minyak akan turun dengan cepat. Penurunan harga minyak ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian global, mengingat peran penting Iran dalam pasar energi dunia.

Selanjutnya, Trump menyinggung soal Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan minyak paling vital di dunia. Meski Selat Hormuz sering menjadi pusat perhatian terkait ketegangan AS-Iran, Trump menegaskan bahwa menjaga kelancaran pelayaran di selat tersebut bukanlah urusan AS semata. Menurutnya, negara-negara lain yang memanfaatkan selat itu, seperti Prancis, seharusnya turut bertanggung jawab dalam menjaga kelancarannya.

Presiden AS ini juga berbicara tentang dinamika di lapangan, di mana ia menggambarkan pihak yang dihadapi oleh AS di Iran sebagai lebih rasional dan tidak se-radikal yang sering digambarkan. Trump berusaha memberikan gambaran yang lebih positif mengenai Iran, meskipun ketegangan yang ada tidak bisa dipandang sebelah mata. Meski begitu, ia menegaskan bahwa ancaman dari Iran tetap ada, terutama terkait dengan ambisi negara tersebut dalam pengembangan senjata nuklir.

Trump menegaskan bahwa AS tidak akan pernah membiarkan Iran memperoleh senjata nuklir. Ia menggarisbawahi pentingnya tindakan tegas agar Iran tidak mengembangkan kemampuan nuklir yang dapat mengancam kestabilan regional dan global. Keputusan AS untuk terus melanjutkan tekanan terhadap Iran berfokus pada upaya menghancurkan semua potensi militer yang dimiliki oleh negara tersebut.

Dengan pernyataan tersebut, Trump memberikan sinyal bahwa AS tidak hanya berencana untuk menekan Iran secara diplomatik, tetapi juga berencana untuk menyelesaikan "pekerjaan" ini secara menyeluruh dalam waktu dekat. Ia menyatakan keyakinannya bahwa perang ini akan segera berakhir, dengan hasil yang menguntungkan bagi AS dan sekutunya. Fokus utama adalah memastikan bahwa Iran tidak lagi menjadi ancaman dengan menurunkan kapasitas militernya.

Dampak dari ketegangan ini sangat signifikan terhadap pasar global. Prediksi bahwa perang akan berakhir dalam waktu singkat berpotensi menyebabkan penurunan harga minyak global, yang akan berdampak langsung pada harga emas dan nilai tukar dolar AS. Harga emas cenderung naik karena kekhawatiran inlfasi mereda akibat meredanya harga energi, skenario sebagai aset save haven juga bisa membuat harga emas turun karena perang telah usai. Di sisi lain, stabilitas yang tercipta dari berakhirnya ketegangan ini bisa memperkuat dolar AS, meskipun potensi perubahan harga minyak masih menjadi faktor yang akan terus memengaruhi dinamika pasar global.(asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai