• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

6 February 2026 08:49  |

Trump di National Prayer Breakfast: Kabinet Dibela, “Law and Order” Ditegaskan; TrumpRx Resmi Meluncur

Dalam waktu Indonesia (WIB), pidato Presiden AS Donald Trump yang ramai dibahas pada Jumat, 6 Februari 2026 terjadi dini hari karena acara utamanya berlangsung Kamis, 5 Februari 2026 waktu Washington. Di National Prayer Breakfast, Trump menyampaikan pidato panjang yang banyak keluar dari teks, memadukan pesan keagamaan dengan gaya pidato politik khas kampanye.

Dalam pidatonya, Trump menekankan tema penegakan hukum (law and order) dan kekuatan militer AS, sambil membela sejumlah pejabat kabinet yang belakangan jadi sorotan.

Salah satu poin yang paling menonjol adalah pembelaannya terhadap Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem, yang dikritik setelah penembakan fatal oleh petugas federal terhadap dua warga AS dalam protes kebijakan deportasi di Minnesota. Trump menolak desakan agar Noem dicopot, dan mengatakan ia memindahkan penanganan operasi di Minnesota kepada Tom Homan dengan alasan perlu “pendekatan yang lebih lembut”.

Trump juga membela Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard setelah Gabbard terlihat berada di lokasi penggerebekan FBI pada fasilitas pemilu di Georgia—bagian dari rangkaian isu yang kembali mengangkat narasi seputar pemilu 2020. Trump turut memuji Jaksa Agung Pam Bondi, yang menurutnya terlibat dalam penugasan tersebut.

Di bagian lain, Trump menyelipkan pesan luar negeri: ia memperingatkan Hamas agar melucuti senjata atau menghadapi konsekuensi, serta memuji Presiden El Salvador Nayib Bukele terkait kebijakan penjara super-besar yang kerap disorot. Trump juga menyinggung situasi Venezuela dan mengklaim AS “senang” dengan perkembangan terbaru di sana

Meski formatnya acara doa, Trump tetap menyelipkan momen reflektif: ia mengutip ayat tentang “yang murni hatinya” dan bercanda soal apakah ia “memenuhi syarat”, lalu menyinggung peluangnya masuk surga sambil mengakui dirinya “bukan kandidat yang sempurna”.

Masih di hari yang sama (waktu AS), Trump juga tampil dalam acara terpisah di White House untuk meluncurkan TrumpRx.gov, sebuah situs yang diklaim memudahkan akses diskon obat resep dengan harga yang diposisikan setara “most-favored-nation” (MFN) dibanding negara maju lain. Gedung Putih menyebut peluncuran awal mencakup obat dari beberapa produsen, dan cakupan akan bertambah dalam beberapa bulan.

Menurut Reuters, TrumpRx.gov tidak menjual obat secara langsung; situs ini terhubung dengan layanan penghematan resep dan mengarahkan pengguna ke kanal pembelian lain, dengan target besar pada pembeli tunai (cash-paying) yang tidak memakai asuransi—sehingga manfaatnya untuk pasien yang memakai asuransi masih diperdebatkan, termasuk soal apakah pembelian akan dihitung ke deductible.

Efek kebijakan ini juga merembet ke pasar: Reuters melaporkan saham sejumlah perusahaan farmasi Jepang sempat melemah pada perdagangan Jumat pagi di Tokyo setelah peluncuran TrumpRx diumumkan.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai