Diskon Gila Minyak Rusia: India Berani Ambil Risiko?
Harga minyak Rusia jenis Urals kini anjlok ke level termurah dalam setidaknya dua tahun. Setelah sanksi AS menargetkan raksasa energi Rosneft dan Lukoil, aliran minyak murah yang selama ini dinikmati India tiba-tiba terhenti. Namun kini, Rusia menawarkan Urals ke India dengan diskon hingga $7 per barel dari Brent, jauh lebih dalam dari potongan harga sebelumnya yang hanya sekitar $3.
Sebelumnya, banyak kilang India menolak membeli minyak Rusia untuk pengiriman setelah sanksi berlaku minggu lalu. Mereka khawatir pasokan dari perusahaan yang masuk daftar hitam akan memicu risiko hukum dan gangguan pengiriman. Akibatnya, India pun sempat meningkatkan pembelian minyak dari kawasan lain seperti Timur Tengah.
Namun dalam beberapa hari terakhir, sikap kilang India mulai berubah. Harga yang makin murah membuat beberapa perusahaan kembali melirik minyak Rusia, asalkan dijual oleh penyuplai yang tidak termasuk dalam daftar sanksi AS. Meski begitu, sumber menyebut hanya sekitar 20% dari total kargo yang ditawarkan benar-benar “bersih”, alias berasal dari entitas yang tidak terkena sanksi.
Penurunan harga agresif ini menunjukkan bagaimana sanksi AS mengguncang perdagangan minyak Rusia, sekaligus membuka peluang baru bagi India untuk memanfaatkan diskon besar. Jika lebih banyak kilang India kembali membeli Urals, arus perdagangan yang sebelumnya sempat terhenti bisa kembali bergerak, meski dalam skala yang lebih terbatas.(asd)
Sumber: Newsmaker.id