• Wed, Mar 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

2 February 2026 22:04  |

Sinyal Pemulihan: Manufaktur AS Kembali Ekspansi

Aktivitas manufaktur AS bikin kejutan di awal tahun 2026. Setelah lama “lesu”, sektor pabrik tiba-tiba balik ekspansi pada Januari, ditopang lonjakan pesanan baru dan produksi yang sama-sama menguat.

Data Institute for Supply Management yang dirilis pada hari Senin (2/2) menunjukkan indeks manufaktur naik ke 52,6 dari 47,9. Level di atas 50 artinya ekspansi—dan angka terbaru ini bahkan melampaui seluruh perkiraan dalam survei ekonom Bloomberg, jadi pasar benar-benar menangkap sinyal pemulihan yang lebih “nyata”.

Yang membuat laporan ini terasa menggigit: komponen pesanan baru melonjak hampir 10 poin, sementara indeks produksi juga naik kencang—keduanya mencatat laju pertumbuhan tercepat dalam hampir empat tahun. Bukan cuma itu, backlog/pesanan yang belum terpenuhi naik untuk pertama kalinya sejak 2022, dan pesanan ekspor ikut membaik.

Kekuatan permintaan ini juga nyambung ke satu hal penting: persediaan pelanggan turun tajam (kontraksi terbesar sejak pertengahan 2022). Kalau stok pelanggan tipis, biasanya mereka harus “restock”—yang bisa jadi bahan bakar tambahan buat order pabrik dan produksi beberapa bulan ke depan.

Dari sisi tenaga kerja, kondisi membaik tapi belum sepenuhnya pulih. Indeks ketenagakerjaan pabrik naik 3,3 poin ke 48,1 (tertinggi setahun). Artinya jumlah pekerja masih menyusut, tapi lajunya lebih lambat—indikasi tekanan mulai mereda.

Namun ada dua catatan yang bikin pasar tetap waspada. Pertama, pengiriman pemasok melambat (indikator naik ke level tertinggi sejak Mei), sinyal waktu tunggu input produksi makin panjang. Kedua, biaya masih “nempel”: indeks harga yang dibayar naik ke 59 (tertinggi 4 bulan), menandakan tekanan harga input belum benar-benar turun.

Sementara itu, produsen masih mengurangi persediaan, meski tidak secepat bulan sebelumnya. Jadi headline besarnya: manufaktur AS mulai hidup lagi, permintaan terlihat balik kuat—tapi sisi biaya dan rantai pasok masih jadi PR yang bisa memengaruhi langkah berikutnya. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
ECONOMY

Tingkat Pengangguran Australia Naik Menjadi 4,1%

Tingkat Pengangguran Australia naik menjadi 4,1% pada bulan Januari dari 4,0% pada bulan Desember, menurut data resmi yang di...

20 February 2025 07:46
GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
BIAS23.com NM23 Ai