• Wed, Mar 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

30 January 2026 23:32  |

Trump Pakai Strategi Baru untuk Kursi Panas The Fed

Presiden Donald Trump mengumumkan ia berniat menunjuk Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve berikutnya lewat unggahan di Truth Social. Trump memuji Warsh habis-habisan, menyebutnya akan dikenang sebagai salah satu ketua Fed “terhebat—mungkin yang terbaik.” Warsh dijadwalkan menggantikan Jerome Powell saat masa jabatan Powell berakhir pada Mei.

Warsh bukan nama baru di The Fed. Ia pernah menjadi anggota Dewan Gubernur dari 2006 hingga 2011, dan sebelumnya juga pernah memberi masukan kebijakan ekonomi kepada Trump. Nominasi ini menandai “comeback” Warsh yang sempat diabaikan pada 2017 ketika Trump memilih Powell untuk posisi puncak bank sentral.

Begitu kabar ini dikonfirmasi, dolar AS mempertahankan penguatan, sementara kontrak berjangka saham AS masih bergerak lebih rendah. Pasar menilai Warsh cenderung lebih hawkish dibanding beberapa kandidat lain, meski belakangan ia tampak selaras dengan Trump dengan mendorong suku bunga lebih rendah—berbeda dari reputasinya dulu yang dikenal sangat waspada terhadap inflasi.

Di titik ini, pasar memegang dua narasi sekaligus: Warsh menggemakan dorongan Trump untuk menekan biaya pinjaman dan merombak bank sentral, tetapi trader menilai ia tetap bisa menjadi figur yang lebih tegas menjaga inflasi dibanding opsi lain. Michael Feroli (JPMorgan) menyoroti pertanyaan kunci: Warsh akan mulai “lunak” di awal, tapi apakah sikap itu akan bertahan dalam satu–dua tahun ke depan?

Secara profesional, Warsh kini berperan sebagai penasihat di Duquesne Family Office milik Stanley Druckenmiller, peneliti di Hoover Institution, dan dosen di Stanford Business School. Dalam seleksi berbulan-bulan, ia mengungguli finalis lain seperti Christopher Waller, Kevin Hassett, dan eksekutif BlackRock Rick Rieder. Dari luar negeri, Mark Carney menyebut Warsh pilihan “fantastis”, dan sejumlah bos Wall Street juga memberi pujian—meski sebagian ekonom menilai perubahan sikap Warsh terhadap pelonggaran kebijakan terlihat mencurigakan.

Meski begitu, nominasi ini tidak otomatis mengubah arah suku bunga karena kebijakan ditentukan lewat voting FOMC (12 anggota). Tantangan besar lainnya adalah proses konfirmasi di Senat, yang berpotensi rumit karena adanya penyelidikan Departemen Kehakiman terkait The Fed dan isu renovasi gedung. Senator Thom Tillis menyebut Warsh kandidat yang mumpuni, tetapi ia menahan dukungan sampai penyelidikan terhadap Powell diselesaikan secara “penuh dan transparan”, sementara Ketua Komite Perbankan Senat Tim Scott menyatakan proses konfirmasi akan dikebut secara tertib.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
ECONOMY

Tingkat Pengangguran Australia Naik Menjadi 4,1%

Tingkat Pengangguran Australia naik menjadi 4,1% pada bulan Januari dari 4,0% pada bulan Desember, menurut data resmi yang di...

20 February 2025 07:46
GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
BIAS23.com NM23 Ai