Perak Bertahan Dekat $78, Dolar Kuat & Data PCE Jadi Penentu Arah
Harga perak bergerak stabil hingga sedikit melemah pada Jumat (20/2) di tengah pasar yang menunggu data inflasi AS, sementara penguatan dolar membatasi ruang kenaikan logam mulia. Perak spot berada di sekitar $77,74 per ons troy, meski secara bulanan masih terkoreksi tajam setelah fase volatilitas tinggi pada awal Februari.
Penguatan dolar menjadi faktor penahan utama. Greenback diperkirakan mencatat kinerja mingguan terkuat sejak Oktober, ditopang data ekonomi AS yang solid, sikap The Fed yang cenderung hawkish, serta meningkatnya tensi geopolitik—membuat investor lebih defensif dan mendorong permintaan terhadap aset berdenominasi dolar.
Fokus pasar kini tertuju pada rilis Core PCE (indikator inflasi favorit The Fed) dan revisi PDB (GDP) kuartal IV AS, yang dapat mengubah ekspektasi jalur suku bunga dan memicu pergerakan tajam pada dolar serta yield. Konsensus pasar menanti sinyal apakah tekanan harga kembali menguat atau mulai melunak—dua skenario yang biasanya langsung tercermin pada pergerakan perak.
Di sisi sentimen, perak masih ikut “menumpang” faktor safe haven, tetapi aliran tersebut lebih mudah berubah dibanding emas karena perak memiliki karakter ganda: aset lindung nilai sekaligus komoditas industri. Pekan ini, misalnya, kabar dimulainya pembicaraan AS–Iran sempat menekan emas dan perak karena pasar menilai risiko geopolitik mereda.
Dari sisi fundamental industri, reli harga yang tajam juga mulai memunculkan risiko “demand destruction”. Reuters melaporkan produsen panel surya kian agresif mengurangi ketergantungan pada perak dan beralih ke material alternatif seperti tembaga untuk menekan biaya, setelah harga perak naik tajam dalam setahun terakhir. Perkembangan ini menjadi catatan penting karena sektor fotovoltaik adalah salah satu pengguna perak terbesar di ranah industri.
Secara teknikal, perak masih berada dalam fase konsolidasi dengan rentang intraday yang lebar. Data pasar menunjukkan range harian sekitar $77,00 - $78,77, menjadikan area $78,80–$80,00 sebagai zona resistance psikologis terdekat, sementara $77,00 menjadi support awal yang perlu dijaga agar bias pemulihan tetap bertahan.(mrv)
Sumber : Newsmker.id