• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

8 December 2025 12:03  |

Perak Masih Panas di Dekat Rekor, Tapi Mulai Masuk Fase Istirahat

Harga perak masih bergerak di level tinggi hari ini, setelah reli tajam yang sempat mendorong logam ini mendekati rekor sekitar US$59 per ons di akhir pekan lalu. Di sesi terbaru, perak diperdagangkan di kisaran US$57–58 per ons, sedikit terkoreksi karena aksi ambil untung (profit taking) dari pelaku pasar setelah kenaikan besar sebelumnya. Meski mengalami penyesuaian harga, sentimen utama di balik reli perak masih kuat. Sepanjang tahun, harga perak sudah melonjak lebih dari dua kali lipat, mengungguli kenaikan emas dan menarik minat besar dari investor institusi maupun ritel, yang terlihat dari derasnya arus masuk ke ETF berbasis perak dalam beberapa pekan terakhir.

Secara fundamental, pergerakan perak banyak ditopang ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga lagi dalam waktu dekat. Suku bunga yang lebih rendah biasanya melemahkan dolar AS dan imbal hasil obligasi, sehingga membuat logam mulia yang tidak memberikan bunga seperti perak dan emas menjadi lebih menarik. Di saat yang sama, pasar juga melihat cerita positif dari sisi permintaan dan pasokan: kebutuhan perak untuk panel surya, elektronik, dan teknologi hijau terus meningkat, sementara stok fisik di beberapa hub utama dilaporkan menurun. Kombinasi dollar yang melemah, prospek pemangkasan suku bunga, dan sinyal pasokan yang ketat membuat bias fundamental perak masih cenderung bullish.

Dari sudut pandang teknikal, tren besar perak masih jelas mengarah naik. Pola harga membentuk rangkaian “higher high” dan “higher low” sejak akhir Oktober, menandakan dominasi pembeli masih terjaga. Untuk jangka pendek, zona US$57–56 per ons menjadi area konsolidasi penting; selama harga bertahan di atas area ini, pasar cenderung menganggap pergerakan sebagai “istirahat sehat” di tengah tren naik yang lebih besar. Di bawahnya, support berikutnya diperkirakan berada di sekitar US$55 per ons, yang bisa menjadi area uji jika tekanan jual semakin kuat.

Di sisi atas, area sekitar US$59–60 per ons kini menjadi resistance kunci sekaligus zona psikologis penting. Jika level ini berhasil ditembus dan harga mampu bertahan di atasnya, peluang untuk melanjutkan reli menuju kisaran yang lebih tinggi, misalnya US$62–65 per ons, terbuka lebar. Namun, indikator momentum seperti RSI harian yang sudah mendekati area jenuh beli memberi sinyal bahwa pasar mulai rentan terhadap koreksi sewaktu-waktu, terutama jika hasil keputusan The Fed atau data ekonomi yang dirilis tidak sesuai harapan.

Untuk sementara, perak berada di fase yang bisa disebut “panas tapi rapuh”: tren naik masih dominan, namun ruang untuk guncangan harga juga cukup besar. Bagi trader jangka pendek, pengelolaan risiko menjadi kunci di area harga tinggi seperti ini, dengan memperhatikan ketat level support–resistance utama. Sedangkan bagi investor jangka menengah-panjang, kombinasi cerita suku bunga yang berpotensi turun, permintaan industri yang kuat, dan pasokan yang relatif ketat masih menjadikan perak sebagai salah satu aset yang layak diperhatikan di portofolio logam mulia.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
ANALYSIS & OPINION

Semua Langkah Kebijakan Trump Berikan Dorongan Untuk Logam K...

Donald Trump yang resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari 2025 lalu telah merealisasikan bebe...

7 February 2025 09:28
ANALYSIS & OPINION

Amerika Berencana Jual Cadangan Emasnya, Apa Bisa Picu Korek...

Berita mengejutkan datang dari Amerika disaat mentri perdagangan mereka Scott Bessent diberitakan mencoba untuk merevaluasi k...

21 February 2025 10:12
BIAS23.com NM23 Ai