Emas Diprediksi Menuju US$3.600, Saatnya Koleksi dulu?
Penurunan pada harga emas pagi ini terjadi setelah reli harga yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir, aksi ambil untung (profit-taking) oleh investor—terutama ritel—menambah tekanan jual jangka pendek pada emas, tetapi ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga dalam beberapa bulan mendatang diperkirakan akan memicu minat beli emas. Turunnya yield obligasi membuat emas yang tidak menawarkan imbal hasil menjadi semakin kompetitif. Sejumlah analis bahkan memperkirakan harga emas berpotensi menembus US$4.000 per troy ounce sebelum akhir tahun ini.
Selain itu, ketidakpastian geopolitik dan risiko kebijakan fiskal global membuat investor berbondong-bondong mencari perlindungan pada aset aman. Permintaan emas semakin solid karena didukung pembelian agresif dari bank sentral serta lonjakan aliran dana ke ETF emas besar seperti SPDR Gold Trust, yang mencatatkan kepemilikan tertinggi sejak 2022.(mrv)
Harga emas saat artikel ini ditulis berada di $3.542/Toz.
- Beli jika harga bergerak di kisaran $3.547
- Jual jika harga bergerak di kisaran $3.537
Resistance 2: $3.563
Resistance 1: $3.552
Support 1: $3.536
Support 2: $3.527
DISCLAIMER
Catatan: Artikel ini hanya bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: Newsmaker.id