• Thu, Mar 5, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

28 November 2024 01:33  |

Emas kembali Stagnant

Emas Stagnant pada kamis dini hari, bangkit dari level terendah lebih dari satu minggu yang dicapai pada sesi sebelumnya, karena dolar yang melemah, tetapi memangkas kenaikan sebelumnya setelah data menunjukkan kemajuan inflasi yang terhenti, mengisyaratkan bahwa Federal Reserve AS mungkin berhati-hati pada pemotongan suku bunga lebih lanjut.

Harga emas spot naik 0,4% menjadi $2.641,34 per ons. Harga emas berjangka AS naik 0,7% menjadi $2.640,60.

Sampai berita ini di rilis Emas berada di level $ 2,639

REKOMENDASI

- Beli jika harga bergerak setidaknya ke $2.635

- Jual jika harga bergerak setidaknya di sekitar $2.645

 

Level Resistensi 2: $2.650

Level Resistensi 1: $2.645

 

Level Dukungan 1: $2.635

Level Dukungan 2: $2.630

 

DISCLAIMER

Catatan: Artikel ini hanya analisis dan bukan referensi definitif. Cermati perkembangan aspek fundamental dan teknis dalam bertransaksi sebelum mengambil keputusan investasi.

Sumber: newsmaker.id

 

Related News

MARKET ANALISYS

Akankah Perak Membuat ATH Terbarunya?

Saat berita ini rilis, perak berada di Area $33.842. Perak cenderung naik pada siang ini, hal ini didukung oleh ketidakpast...

29 October 2024 10:46
MARKET ANALISYS

Akankah Silver Kembali ke Level $34?

Perak kembali ke level $33 setelah kemarin sempat menyentuh area $34. Hal ini terjadi masih didukung oleh ketidakpastian se...

31 October 2024 07:39
MARKET ANALISYS

Analisis Perak Menjelang Ketidakpastian Pemilu

Pemilu AS dijadwalkan pada tanggal 5 November, yang menimbulkan ketidakpastian pasar yang signifikan. Ketidakpastian ini mend...

25 October 2024 09:37
MARKET ANALISYS

Apakah Pemilu AS Akan Mengguncang Harga Gold?

Emas mengalami kesulitan naik ke rekor tertingginya. Sore ini telah bangkit kembali untuk bergerak di area $2.740. Dolar AS (...

5 November 2024 19:19
BIAS23.com NM23 Ai