Emas Turun, Yield dan Dolar AS Kembali Menekan
Harga emas saat ini bergerak turun setelah reli tajam sebelumnya, pada perdagangan Kamis. Tekanan muncul dari aksi ambil untung setelah emas sempat melonjak lebih dari 4% dan menyentuh level tertinggi dua bulan. Selain itu, kenaikan harga minyak akibat ketegangan AS-Iran kembali memunculkan kekhawatiran inflasi energi, sehingga pasar menilai The Fed masih berpeluang mempertahankan sikap hawkish.
Dari sisi fundamental, penurunan emas juga dipicu oleh pulihnya yield Treasury AS dan dolar AS setelah sebelumnya sempat melemah akibat rencana buyback obligasi oleh Departemen Keuangan AS. Risalah terbaru The Fed menunjukkan kekhawatiran inflasi masih meningkat, dengan beberapa pejabat bahkan siap mendukung kenaikan suku bunga jika tekanan harga tidak mereda.
Harga emas pada saat analisis ini dirilis: $4.486
- Buy jika harga bergerak ke $4.490
- Sell jika harga bergerak ke $4.481
Resisten 2: $4.504
Resisten 1: $4.495
Support 1: $4.477
Support 2: $4.468
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id