Perundingan AS–Iran Diragukan, Harga Minyak Melonjak 4%
Newsmaker.id - Harga minyak melonjak hampir 4% pada perdagangan Rabu (22/7) setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyatakan Iran belum menunjukkan keseriusan dalam perundingan damai. Pernyataan tersebut meredupkan harapan bahwa konflik antara Washington dan Teheran dapat segera dihentikan melalui jalur diplomasi.
Rubio menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap terbuka untuk melakukan perundingan, tetapi akan mengambil langkah yang diperlukan apabila Iran tidak berkomitmen terhadap proses diplomatik. Ketegangan semakin meningkat setelah militer AS kembali menyerang sejumlah sasaran di Iran, sementara Teheran melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas militer Amerika di kawasan Timur Tengah.
Kekhawatiran pasar juga meningkat setelah kelompok Houthi yang didukung Iran mengumumkan blokade terhadap pengiriman minyak Arab Saudi melalui Laut Merah. Tiga kapal tanker yang membawa minyak Saudi menuju China dan India dilaporkan berbalik arah, sementara ancaman Iran terhadap pelayaran di Selat Hormuz membuat dua jalur utama perdagangan energi dunia menghadapi risiko gangguan secara bersamaan.
Harga Brent pada Saat Analisis Ini Dirilis Berada di level : $ 90.61
- Beli jika harga bergerak ke Level $ 90.50
- Jual jika harga bergerak ke Level $ 90.70
Resistance 2: $ 90.83
Resistance 1: $ 90.75
Support 1: $ 90.41
Support 2: $ 90.10
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap pertimbangkan dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.