Emas Melemah Tiga Hari Beruntun, Konflik AS-Iran Justru Picu Tekanan Baru
Harga emas kembali melemah untuk hari ketiga setelah Amerika Serikat melancarkan serangan baru ke sejumlah target di Iran. Meski konflik Timur Tengah biasanya mendorong permintaan safe haven, kali ini pasar justru fokus pada risiko inflasi energi akibat terganggunya jalur pasokan melalui Selat Hormuz. Emas spot sempat turun mendekati US$4.024/oz sebelum memangkas pelemahan ke sekitar US$4.062,76/oz.
Tekanan terhadap emas semakin besar karena inflasi AS kembali panas, dengan CPI Mei naik 0,5% bulanan dan 4,2% tahunan. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral global, termasuk The Fed, bisa mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Secara teknikal, emas juga terlihat rentan setelah turun di bawah area US$4.100/oz dan moving average 200 hari, sehingga memicu aksi jual tambahan dari pelaku pasar. (asd)
Harga Emas pada Saat Analisis Ini Dirilis: $4.110
- Beli jika harga bergerak ke $4.089
- Jual jika harga bergerak ke $4.048
Resistance 2: $4.144
Resistance 1: $4.103
Support 1: $4.021
Support 2: $3.980
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap pertimbangkan dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id