Brent Melemah, Ada Apa di Balik Surplus Minyak Dunia?
Brent crude turun pada Selasa(18/11) karena kekhawatiran kelebihan pasokan global. Laporan dari IEA menunjukkan bahwa produksi minyak dunia diperkirakan tumbuh sekitar 3,1 juta barel per hari di 2025, sementara pertumbuhan permintaan tetap melambat. Selain itu, sinyal dari OPEC+ yang berencana untuk menaikkan produksi juga menambah beban pasokan.
Di sisi lain, meskipun ada risiko geopolitik seperti sanksi terhadap Rusia, pasar saat ini lebih fokus pada fundamental pasokan dan permintaan. Sanctions terhadap Rusia memang menciptakan ketidakpastian, tetapi tidak cukup untuk mengimbangi kelebihan stok minyak yang telah terbentuk.
Harga minyak Brent berada di level $63,49 pada saat artikel ini ditulis.
- Beli jika harga bergerak dalam kisaran $63,54
- Jual jika harga bergerak dalam kisaran $63,44
Resistance 2: $63,79
Resistance 1: $63,64
Support 1: $63,34
Support 2: $63,19
Peringatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber: Newsmaker.id