
Trending

Nikkei
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Jepang bergerak di area 66.158 cenderung menguat pada perdagangan Kamis (24/09) setelah kembali dibuka usai libur nasional. Indeks Nikkei 225 dan Topix mencatat penguatan seiring investor kembali memburu saham berbasis teknologi, terutama sektor yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI).
Sentimen positif terhadap tema AI masih menjadi faktor utama yang menopang pasar saham Asia sepanjang tahun ini. Investor melihat perkembangan teknologi dan investasi infrastruktur digital tetap memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang meskipun pasar global menghadapi tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi.
Selain sektor teknologi, pergerakan yen Jepang juga menjadi perhatian pelaku pasar. Pelemahan yen dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan eksportir Jepang karena meningkatkan nilai pendapatan luar negeri saat dikonversi ke mata uang domestik. Namun, investor tetap waspada terhadap kemungkinan intervensi pemerintah Jepang jika pelemahan yen berlanjut.
Di sisi lain, kenaikan imbal hasil obligasi global menjadi tantangan bagi pasar saham karena dapat meningkatkan biaya pendanaan dan mengurangi daya tarik aset berisiko. Sementara itu, bursa Australia bergerak melemah lebih dari 1% akibat tekanan dari sentimen global dan kenaikan yield.