
Trending

usdchf
Sumber: Newsmaker.id
Pasangan USD/CHF bergerak melemah ke sekitar 0,8240 pada perdagangan Kamis (24/9) setelah sebelumnya mencatat penguatan terbatas. Pergerakan ini terjadi ketika dolar AS kehilangan momentum meskipun ekspektasi kebijakan moneter ketat dari Federal Reserve masih kuat. Investor kini mengalihkan perhatian pada keputusan suku bunga Swiss National Bank (SNB) yang menjadi agenda utama hari ini.
SNB diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya di level 0%. Namun, pasar mencermati kemungkinan perubahan proyeksi inflasi bank sentral Swiss karena kenaikan harga energi akibat ketidakpastian geopolitik Timur Tengah. DBS Group Research memperkirakan SNB dapat menaikkan proyeksi inflasi jangka pendek meskipun tekanan terhadap mata uang safe haven Swiss franc mulai berkurang.
Dari Amerika Serikat, dolar masih mendapat dukungan dari prospek kenaikan suku bunga The Fed. Data terbaru S&P Global Flash PMI September menunjukkan sektor manufaktur AS kembali tumbuh lebih cepat dari perkiraan, dengan aktivitas industri tetap solid meskipun sektor jasa mengalami sedikit perlambatan.
Ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada Oktober juga meningkat menjadi sekitar 69,7%, naik signifikan dibandingkan pekan sebelumnya. Sejumlah pejabat The Fed terus memberikan sinyal bahwa inflasi masih menjadi perhatian utama dan kebijakan moneter ketat kemungkinan masih diperlukan.
Analisis Newsmaker:
Pergerakan USD/CHF saat ini mencerminkan tarik-menarik antara dua faktor utama, yaitu ekspektasi kenaikan suku bunga AS dan keputusan kebijakan SNB. Jika The Fed tetap mempertahankan sikap hawkish sementara SNB lebih berhati-hati, dolar berpotensi kembali mendapat dukungan. Namun, perubahan proyeksi inflasi Swiss dan meningkatnya permintaan aset safe haven dapat menjaga kekuatan franc Swiss.