
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Eropa ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis (27/8) setelah tekanan besar melanda saham perbankan dan industri. Euro STOXX 50 turun 0,75% ke 6.422, sementara STOXX Europe 600 melemah sekitar 0,7% ke 651,7, memangkas sebagian penguatan yang sempat terbentuk sepanjang pekan.
Sektor perbankan menjadi pemberat utama setelah pasar kembali mengkhawatirkan kondisi finansial yang lebih ketat. Risalah ECB menunjukkan sejumlah pembuat kebijakan tidak menolak opsi kenaikan suku bunga pada pertemuan Juni, memunculkan kembali kekhawatiran bahwa bank sentral Eropa masih berpotensi mempertahankan sikap hawkish.
Tekanan terlihat tajam pada saham bank besar. UniCredit turun sekitar 3,2%, BNP Paribas anjlok hampir 5%, sementara Santander, ING, dan BBVA masing-masing melemah lebih dari 2%. Saham industri seperti Safran dan Airbus juga kehilangan lebih dari 1%.
Saham yang berkaitan dengan infrastruktur AI ikut terkoreksi meski Nvidia mencatat laporan kinerja dan proyeksi yang kuat. ASML dan Siemens Energy turun hampir 1%, menunjukkan sentimen positif dari sektor AI di Wall Street belum mampu diterjemahkan menjadi penguatan luas di Eropa.
Di Inggris, FTSE 100 turun lebih dari 0,5% dan mencatat pelemahan untuk sesi kedua berturut-turut. Saham perbankan, kesehatan, dan komoditas menjadi pemberat, sementara Prudential turun sekitar 2,5% meski melaporkan peningkatan laba bisnis baru. Penurunan harga logam juga ikut menekan saham pertambangan.
Analisis Newsmaker: pelemahan Eropa kali ini lebih didorong oleh kekhawatiran terhadap suku bunga dan tekanan sektor finansial daripada faktor teknologi. Selama pasar masih memperhitungkan kemungkinan kebijakan ECB yang lebih ketat, saham perbankan dan sektor sensitif suku bunga berpotensi tetap volatil. Di sisi lain, perkembangan Iran–Oman dan harga minyak masih menjadi faktor tambahan yang dapat memengaruhi sentimen risiko Eropa.(arl)
Sumber: Newsmaker.id