
Trending

usdchf
Sumber: Newsmaker.id
Pasangan USD/CHF menguat ke sekitar 0,8335 pada paruh pertama perdagangan Eropa Rabu (14/10), setelah dolar AS mengalami koreksi dari level tertinggi dalam 18 bulan. Penguatan kembali dolar didukung oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve masih akan menaikkan suku bunga pada Desember, sementara ketidakpastian geopolitik turut meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven.
Perhatian pasar kini beralih ke data Producer Price Index (PPI) AS yang akan dirilis Kamis. Data tersebut akan menjadi tambahan petunjuk mengenai tekanan inflasi dan arah kebijakan The Fed. Jika PPI menunjukkan kenaikan yang lebih kuat dari perkiraan, ekspektasi kenaikan suku bunga dapat kembali menguat dan memberikan dukungan terhadap dolar.
Selain PPI, pasar juga menunggu pidato Ketua The Fed Kevin Warsh pada Jumat. Pernyataan tersebut akan dicermati untuk mencari sinyal mengenai arah kebijakan moneter berikutnya. Ekspektasi terhadap suku bunga menjadi faktor penting bagi USD/CHF karena perubahan yield AS dapat memengaruhi daya tarik dolar dibandingkan franc Swiss.
Di tengah penantian data ekonomi, risiko geopolitik juga masih menjadi perhatian. Ketegangan di Timur Tengah dan ketidakpastian terkait konflik AS-Iran berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven. Kondisi tersebut dapat memberikan dukungan tambahan terhadap dolar dan membatasi pelemahan USD/CHF meskipun tekanan koreksi masih berlangsung.
Analisis Newsmaker: USD/CHF masih berada dalam fase konsolidasi, tetapi bias jangka pendek dapat kembali mengarah positif jika data PPI AS memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Desember. Sebaliknya, PPI yang lebih lemah dan nada The Fed yang lebih dovish berpotensi menekan dolar. Perkembangan geopolitik juga perlu diperhatikan karena dapat meningkatkan permintaan safe haven dan membuat pergerakan USD/CHF semakin volatil.
Sumber : Newsmaker.id