
Trending

usdchf
Sumber: Newsmaker.id
Pasangan USD/CHF kembali menguat pada perdagangan Senin (12/10) setelah mencatat penurunan selama dua sesi sebelumnya. USD/CHF bergerak di sekitar 0,8310 pada sesi Asia, dengan franc Swiss berada di bawah tekanan setelah investor meningkatkan posisi jual terhadap mata uang tersebut. Pergerakan ini terutama dipengaruhi oleh perbedaan arah kebijakan moneter antara Swiss National Bank (SNB) dan bank sentral utama lainnya.
SNB mempertahankan suku bunga acuannya di level 0% pada September. Wakil Ketua SNB Martin juga mengatakan belum ada kebutuhan untuk melakukan penyesuaian kebijakan, dengan inflasi yang rendah dan stabil serta risiko limpahan ekonomi yang terbatas. Sikap tersebut membuat franc Swiss relatif kurang menarik dibandingkan mata uang negara yang masih membuka peluang pengetatan moneter.
Dari sisi teknikal, analis UOB Group menilai USD/CHF masih berada dalam fase konsolidasi. Mereka mempertahankan pandangan bahwa pasangan ini kemungkinan bergerak dalam rentang 0,8245 hingga 0,8365 dalam satu hingga tiga pekan ke depan. Artinya, penguatan USD/CHF saat ini belum menunjukkan perubahan tren yang kuat dan masih berpotensi menghadapi resistance di area atas rentang tersebut.
Di sisi lain, kekuatan dolar AS mulai menghadapi hambatan dari data ekonomi domestik. Preliminary University of Michigan Consumer Sentiment turun menjadi 46,3 pada Oktober dari 48,1 pada September dan berada di bawah ekspektasi 47,6. Data tersebut memberikan sinyal bahwa keyakinan konsumen AS semakin melemah dan berpotensi mengurangi tekanan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.
Ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed juga berubah. Berdasarkan CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga minimal 25 basis poin pada Oktober turun menjadi sekitar 17,7% dari 24,4% pada pekan sebelumnya. Namun, pasar masih memperkirakan peluang kenaikan pada Desember mencapai sekitar 84,1%. Sementara itu, risiko geopolitik kembali menjadi perhatian setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan sedang mempertimbangkan keterlibatan Amerika Serikat dalam aksi militer Saudi terhadap kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman.
Analisis Newsmaker: USD/CHF saat ini berada dalam tarik-menarik antara tekanan terhadap dolar AS dan lemahnya franc Swiss akibat kebijakan SNB yang tetap dovish. Dalam jangka pendek, risiko geopolitik dapat memberikan dukungan terhadap dolar sebagai aset safe haven, tetapi pelemahan sentimen konsumen AS dan menurunnya peluang kenaikan suku bunga Oktober menjadi hambatan bagi penguatan USD/CHF. Selama pasangan ini masih berada dalam rentang 0,8245–0,8365, pergerakannya cenderung konsolidatif dengan arah berikutnya sangat bergantung pada data ekonomi AS, ekspektasi The Fed, dan perkembangan konflik Timur Tengah. (asd)
Sumber: Newsmaker.id