
Trending

gbpusd
Sumber: Newsmaker.id
Pound Inggris bergerak stabil di sekitar US$1,35 pada perdagangan Jumat (11/9), seiring investor menimbang data pertumbuhan ekonomi Inggris yang lebih kuat dari ekspektasi menjelang keputusan kebijakan Bank of England pekan depan.
Data produk domestik bruto Inggris tumbuh 0,4% secara bulanan pada Juli, melampaui perkiraan pasar. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi dalam tiga bulan hingga Juli juga bertahan di level 0,4%, menunjukkan aktivitas ekonomi Inggris masih cukup solid.
Meski data ekonomi lebih kuat, pasar memperkirakan Bank of England akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan pekan depan. Gubernur BoE Andrew Bailey sebelumnya mengatakan keputusan kebijakan ke depan akan bergantung pada perkembangan ekonomi dan geopolitik.
Pernyataan Bailey meredam pandangan bahwa kenaikan suku bunga berikutnya sudah pasti terjadi. Namun, pasar tetap memperhitungkan empat kali kenaikan suku bunga BoE hingga pertengahan 2027, terutama karena reli harga minyak kembali menjaga kekhawatiran inflasi tetap tinggi.
Dari Amerika Serikat, dolar AS masih mendapat dukungan dari meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pekan depan. Ekspektasi tersebut menguat setelah data inflasi inti AS lebih tinggi dari perkiraan dan pasar tenaga kerja tetap menunjukkan ketahanan.
Analisis Newsmaker: Pergerakan GBP/USD saat ini masih berada dalam tarik-menarik antara dukungan data GDP Inggris dan tekanan dari dolar AS yang tetap kuat. Jika BoE memberi sinyal hati-hati dan The Fed tetap hawkish, pound berisiko sulit menembus area atas. Namun, jika BoE mempertahankan nada waspada terhadap inflasi sementara data AS mulai melemah, sterling berpeluang kembali menguat di atas US$1,35. (asd)