
Trending

eurusd
Sumber: Newsmaker.id
Euro bergerak relatif stabil di sekitar US$1,12 pada perdagangan Senin (26/10), tetapi masih berada dekat level terendah dalam beberapa bulan terakhir. Investor kini menantikan keputusan kebijakan European Central Bank (ECB) serta serangkaian data inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang akan dirilis di kawasan Eropa.
ECB diperkirakan mempertahankan suku bunga pada pekan ini di tengah tanda-tanda perlambatan ekonomi. Fokus pasar akan bergeser pada panduan kebijakan ECB, terutama untuk melihat apakah bank sentral masih membuka peluang kenaikan suku bunga pada Desember.
Tekanan terhadap euro juga berasal dari kondisi fiskal Prancis yang memburuk serta meningkatnya tekanan di pasar obligasi. Situasi tersebut menjadi salah satu faktor yang membatasi ruang penguatan mata uang tunggal Eropa di tengah ketidakpastian ekonomi kawasan.
Dari sisi pertumbuhan, data PDB zona euro pada Jumat diperkirakan menunjukkan perlambatan. Sejumlah faktor seperti gelombang panas musim panas, rendahnya permukaan air di jalur transportasi utama, serta kenaikan yield obligasi global menjadi hambatan bagi aktivitas ekonomi kawasan.
Sementara itu, tekanan inflasi diperkirakan relatif beragam, dengan potongan pajak bahan bakar di Jerman dan perlambatan inflasi Spanyol berpotensi meredakan tekanan harga. Di AS, The Fed juga diperkirakan menahan suku bunga pekan ini. Pasar saat ini memperkirakan ECB dan The Fed baru berpotensi menaikkan suku bunga pada Desember, sehingga arah kebijakan kedua bank sentral akan menjadi penentu penting bagi EUR/USD. (srh)
Sumber: Newsmaker.id