
Trending

eurusd
Sumber: Newsmaker.id
EUR/USD bergerak di bawah tekanan setelah penguatan dolar AS kembali mendapatkan dukungan dari perubahan sikap Federal Reserve yang lebih hawkish. Investor kini semakin berhati-hati dalam melihat arah kebijakan moneter Amerika Serikat setelah The Fed memberikan sinyal bahwa suku bunga tinggi masih dapat bertahan lebih lama.
Penguatan dolar terjadi karena pasar mulai menyesuaikan kembali ekspektasi terhadap kebijakan The Fed. Nada yang lebih ketat dari bank sentral AS membuat imbal hasil obligasi Treasury kembali menjadi perhatian, sehingga meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar.
Di sisi lain, euro masih menghadapi tantangan dari kondisi ekonomi kawasan Eropa yang belum sepenuhnya kuat. Investor mencermati bagaimana Bank Sentral Eropa (ECB) akan merespons perkembangan inflasi dan pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.
Perbedaan arah kebijakan antara The Fed dan ECB menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan EUR/USD. Jika The Fed mempertahankan sikap ketat sementara ECB memiliki ruang pelonggaran lebih besar, tekanan terhadap euro dapat meningkat.
Selain kebijakan moneter, pasar juga akan memperhatikan sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat dan zona euro. Data inflasi, tenaga kerja, serta aktivitas ekonomi akan menjadi petunjuk utama mengenai langkah bank sentral berikutnya.(CP)