
Trending

Kripto
Sumber: Newsmaker.id
Pasar cryptocurrency kembali mengalami tekanan pada perdagangan Jumat (23/10/2026), seiring meningkatnya aksi jual aset berisiko akibat pelemahan saham teknologi Amerika Serikat dan lonjakan harga minyak dunia. \Bitcoin (BTC) turun ke kisaran US$81.000 setelah gagal mempertahankan momentum penguatan menuju US$85.000. Pelemahan juga melanda Ethereum (ETH) yang diperdagangkan di sekitar US$2.388, sementara XRP terkoreksi ke US$1,30.
Sentimen negatif dipicu kekhawatiran terhadap besarnya investasi kecerdasan buatan (AI), meningkatnya risiko inflasi akibat ketegangan Timur Tengah, serta ketidakpastian kebijakan suku bunga Federal Reserve. Arus keluar dana dari produk ETF Bitcoin turut memperbesar tekanan jual, membuat investor semakin berhati-hati menjelang pertemuan The Fed pada 27–28 Oktober mendatang.
Kesimpulan
Pasar kripto masih menghadapi tekanan bearish jangka pendek akibat melemahnya minat investor terhadap aset berisiko. Kenaikan harga minyak dan kekhawatiran suku bunga tinggi berpotensi membatasi pemulihan Bitcoin.
Apabila tekanan jual berlanjut, Bitcoin berisiko kembali menguji area psikologis US$80.000. Sebaliknya, meredanya sentimen negatif Wall Street dan sinyal kebijakan.(yds)
Sumber: Newsmaker.id