
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Eropa kembali melemah pada Jumat (23/10), mengakhiri pekan yang penuh tekanan. STOXX 600 turun 0,3% dan mencatat pelemahan lebih dari 1% secara mingguan, sementara CAC 40, DAX, dan FTSE 100 turut berada di zona merah. Investor mencari aset aman di tengah kerusuhan Prancis, kekhawatiran pembiayaan investasi AI, serta lonjakan harga minyak.
Prancis menjadi sumber utama tekanan setelah kerusuhan dan penjarahan mendorong pemerintah memberlakukan jam malam di sejumlah wilayah. Ketidakpastian politik dan persoalan anggaran turut menekan aset Prancis. Imbal hasil obligasi pemerintah Prancis tenor 10 tahun bahkan sempat menembus 5% untuk pertama kalinya sejak 2002, sementara data terbaru menunjukkan aktivitas bisnis Prancis secara tak terduga mengalami kontraksi pada Oktober.
Tekanan juga datang dari sektor teknologi setelah aksi jual saham yang berkaitan dengan AI meluas ke Eropa. ASML, Infineon, dan STMicroelectronics melemah sekitar 2% hingga 6%. Meski sejumlah perusahaan seperti SAP dan BE Semiconductor membukukan kinerja positif, investor tetap khawatir terhadap besarnya biaya yang dibutuhkan untuk mempertahankan investasi AI.
Dari sisi korporasi, sentimen semakin terbebani oleh kinerja sejumlah perusahaan. Kering anjlok lebih dari 10% setelah penjualan Gucci pada kuartal ketiga turun, sementara Volvo Cars merosot lebih dari 27% ke rekor terendah setelah melaporkan kerugian operasional yang lebih besar dari perkiraan. Sebaliknya, Holcim menjadi salah satu titik terang setelah menaikkan proyeksi laba tahunannya.
Perhatian investor kini beralih ke keputusan bank sentral pekan depan. The Fed dijadwalkan mengambil keputusan pada 28 Oktober, dengan pasar memperkirakan suku bunga tetap ditahan meski peluang kenaikan pada Desember masih sekitar 80%. Setelah itu, ECB akan mengambil keputusan pada 29 Oktober dan Bank of Japan pada 30 Oktober.
Memasuki akhir pekan, investor juga akan mencermati rencana demonstrasi lanjutan di Prancis pada Sabtu. Eskalasi kerusuhan, perkembangan anggaran, pergerakan harga minyak, serta tekanan pada saham teknologi akan menjadi faktor penting yang menentukan sentimen pasar Eropa pada awal pekan depan.
Analisis Newsmaker: Bursa Eropa masih cenderung bearish dan risk-off karena tekanan datang bersamaan dari kerusuhan serta risiko fiskal Prancis, aksi jual saham AI akibat kekhawatiran valuasi dan besarnya biaya investasi, serta kenaikan harga minyak yang berpotensi kembali mendorong inflasi. Jika ketiga faktor ini berlanjut, tekanan terhadap saham Eropa berpeluang bertahan, terutama menjelang keputusan ECB pekan depan; sebaliknya, meredanya ketegangan Prancis dan harga energi dapat membuka ruang bagi relief rally.
Sumber : Newsmaker.id