Saham Jepang Naik Ditengah Meredanya Ketegangan Trump-Fed, Optimisme Perdagangan AS-China
Saham Jepang naik pada hari Rabu (23/4), didukung oleh meredanya ketegangan oleh Presiden Donald Trump atas Ketua Federal Reserve Jerome Powell dan optimisme seputar potensi negosiasi perdagangan AS-China.
Indeks Nikkei 225 naik 1,89%, atau 648,03 poin, ditutup pada 34.868,63.
Trump, yang menarik kembali ancamannya sebelumnya untuk menggulingkan Powell, mengatakan pada hari Selasa bahwa ia tidak berniat memecat ketua Fed, sebaliknya menyerukan pemotongan suku bunga yang lebih agresif.
Ia juga menyuarakan harapan untuk kesepakatan perdagangan AS-China, yang menunjukkan bahwa tarif dapat dikurangi "secara substansial", yang meningkatkan sentimen investor.
Dalam berita ekonomi lokal, sektor swasta Jepang menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan pada bulan April, didorong oleh layanan yang lebih kuat dan sektor manufaktur yang stabil.
Data PMI kilat mengungkapkan Indeks Output Komposit naik menjadi 51,1 dari 48,9, yang menandakan ekspansi. Sektor jasa mencatat pertumbuhan terkuat dalam tiga bulan, sementara sektor manufaktur tetap lesu tetapi stabil.
Sementara itu, Dana Moneter Internasional menurunkan perkiraan pertumbuhan PDB Jepang untuk tahun 2025 dan 2026 menjadi 0,6%, dengan alasan kekhawatiran atas tarif AS.
Di sektor korporat, Toyota Motor dan Daimler Truck hampir mencapai kesepakatan untuk menggabungkan anak perusahaan kendaraan komersial mereka, dengan menggabungkan Hino Motors milik Toyota dengan Mitsubishi Fuso milik Daimler.
Penggabungan tersebut, yang berfokus pada inovasi bahan bakar hidrogen, terjadi setelah dua tahun perundingan meskipun ada rintangan seperti masalah antimonopoli dan skandal di Hino. Saham Toyota melonjak 5%.
Di tempat lain, Quick Co. naik lebih dari 1% setelah perusahaan menaikkan prospek fiskal 2025, sekarang mengharapkan penjualan bersih sebesar 32,5 miliar yen, naik dari 31,7 miliar yen, dan kenaikan laba yang dapat diatribusikan sebesar 2,1% menjadi 3,58 miliar yen.
Sementara itu, Tokyu Construction melonjak 4,5% setelah menaikkan perkiraan laba fiskal 2025 sebesar 32% menjadi 6,6 miliar yen, meskipun penjualan bersih sedikit menurun. Perusahaan mempertahankan perkiraan dividennya pada 38 yen per saham. (Arl)
Sumber : MT Newswires