Saham Jepang Lanjut Menguat, Chip dan AI Pimpin Reli
Saham Jepang menguat untuk hari kedua seiring munculnya sinyal Iran akan bergabung dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat menjelang tenggat gencatan senjata konflik Timur Tengah. Sentimen pasar terbantu oleh harapan de-eskalasi, meski risiko tetap tinggi karena negosiasi belum sepenuhnya pasti.
Pada perdagangan Selasa pagi, Topix naik 0,1% ke 3.779,91 (09.42 Tokyo), sementara Nikkei menguat 1% ke 59.401,00. Dari 1.651 saham anggota Topix, 850 menguat, 711 turun, dan 90 tidak berubah, menunjukkan penguatan yang relatif selektif.
Dari sisi sektoral, electric appliances dan nonferrous metals memimpin kenaikan, sementara perbankan dan otomotif termasuk yang melemah. Saham terkait semikonduktor seperti Tokyo Electron dan Advantest menjadi kontributor utama, mengikuti penguatan SOX index di Wall Street.
Katalis geopolitik tetap menjadi perhatian setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kecil kemungkinan memperpanjang gencatan senjata dua pekan dengan Iran, sehingga urgensi kesepakatan meningkat. Hideyuki Ishiguro, chief strategist Nomura Asset Management, menilai ekspektasi dimulainya putaran kedua negosiasi AS-Iran mendukung pasar karena memunculkan harapan perang berakhir, sementara kenaikan saham semikonduktor di AS ikut mengangkat minat pada saham chip dan AI di Jepang.(asd)
Sumber : Newsmaker.id