Hang Seng Tertekan Shutdown AS
Kebuntuan politik di Washington bikin pasar saham Hong Kong goyah. Indeks Hang Seng turun 0,6% pagi ini jadi 26.976,92, dipicu kekhawatiran soal penutupan pemerintah AS yang memicu pelarian ke aset aman seperti emas. Tekanan lebih dalam terasa di sektor teknologi, dengan Hang Seng Tech ambles 1,5%. Saham-saham besar seperti SMIC, Kuaishou, Li Auto, dan BYD kompak melemah hingga lebih dari 3%.
Di sisi lain, saham-saham safe haven justru bersinar. Zijin Mining, tambang emas raksasa, melonjak 4% karena emas terus diburu di tengah ketidakpastian AS. Tencent dan Meituan juga berhasil menghijau, meski hanya tipis. Investor cenderung wait and see karena data ekonomi penting AS, seperti data penggajian, tertunda akibat shutdown, memperburuk kabut di depan kebijakan moneter The Fed.
Pasar kini makin yakin pemangkasan suku bunga bisa datang akhir bulan ini, tapi situasi yang tidak menentu justru bikin emas makin seksi. Logam mulia itu hampir sentuh rekor tertingginya tahun ini, didorong oleh kekacauan politik, potensi pelemahan ekonomi AS, dan aksi diversifikasi bank sentral dunia dari dolar.
Di kawasan lain, indeks Asia cenderung positif: Nikkei 225 Jepang melesat 4,4% dipicu sentimen pro-stimulus, Kospi Korea Selatan naik 2,7%, dan S&P/ASX 200 Australia menguat tipis 0,1%. Tapi dengan perdagangan Hong Kong libur Selasa dan China daratan masih tutup hingga Rabu, investor kemungkinan tetap waspada menanti arah global lebih jelas. (az)
Sumber: Newsmaker.id