Hang Seng Naik Lagi, Tapi Pasar Masih “Nahan Napas”
Saham Hong Kong menguat untuk sesi kelima beruntun pada Kamis, dengan indeks Hang Seng naik 89 poin (+0,3%) ke 27.067. Kenaikan dipimpin sektor properti dan finansial, sementara sentimen masih ditopang surplus dagang China yang mencetak rekor pada 2025. Ekspor Desember yang menembus USD 100 miliar memberi sinyal bahwa permintaan dari pasar non-AS mampu menahan risiko tarif era Trump.
Namun, reli tidak meluas sepenuhnya. Tekanan datang dari Wall Street yang turun dua hari berturut-turut, dipengaruhi musim laporan kinerja emiten serta meningkatnya risiko geopolitik yang membebani sektor teknologi dan perbankan global. Dari daratan China, regulator berencana menaikkan persyaratan margin minimum untuk pinjaman baru menjadi 100% dari 80% mulai 19 Januari, langkah yang berpotensi menahan euforia setelah aktivitas transaksi mencetak rekor.
Ke depan, pelaku pasar menunggu data kredit China yang rilis hari ini, lalu rangkaian data besar pekan depan seperti PDB kuartal IV, data aktivitas Desember, dan penetapan Loan Prime Rate. Di level saham, S.F. Holding menguat setelah sepakat membeli 8,5% saham J&T Global senilai HKD 8,3 miliar. Penguatan juga terlihat pada ZTO Express, KE Holdings, dan China Resources Land.(asd)
Sumber: Newsmaker.id