• Fri, Mar 13, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

25 October 2025 03:40  |

Optimisme Menguat, Indeks AS Cetak Rekor

Saham-saham AS ditutup pada level tertinggi baru pada hari Jumat (24/10) karena data inflasi yang relatif tenang memicu optimisme di kalangan investor bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan jalur pemangkasan suku bunganya, mendorong perekonomian AS dan membenarkan valuasi yang lebih tinggi untuk ekuitas.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 472,51 poin, atau 1,01%, menjadi 47.207,12, mengamankan penutupan pertama di atas level 47.000. S&P 500 naik 0,79% menjadi 6.791,69, sementara Nasdaq Composite naik 1,15% menjadi 23.204,87. Ketiga indeks utama ditutup pada rekor tertinggi.

Laporan indeks harga konsumen bulan September — yang tertunda karena penutupan pemerintah AS — naik 0,3% pada bulan tersebut, sehingga tingkat inflasi tahunan menjadi 3%, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja. Angka ini sedikit di bawah 0,4% dan 3,1% yang diperkirakan oleh para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones. Jika tidak termasuk makanan dan energi, IHK inti tercatat di angka 0,2% bulan lalu dan 3% dalam basis 12 bulan, juga lebih rendah dari perkiraan Dow Jones masing-masing sebesar 0,3% dan 3,1%.

Menyusul data IHK tersebut, para pedagang meningkatkan taruhan mereka bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada kedua pertemuan terakhirnya tahun ini. Peluang pemangkasan suku bunga pada bulan Desember awalnya melonjak menjadi 98,5% dari sekitar 91% sebelum data tersebut, menurut alat CME FedWatch. Peluang pemangkasan suku bunga minggu depan tetap di atas 95%.

Harapan bahwa penurunan suku bunga lebih lanjut akan merangsang aktivitas ekonomi mendorong saham-saham perbankan menguat selama perdagangan, dengan nama-nama besar seperti JPMorgan, Wells Fargo, dan Citigroup masing-masing naik 2%. Saham-saham lain di sektor keuangan, termasuk Goldman Sachs dan Bank of America, juga menguat.

Yang pasti, angka inflasi tahunan utama menunjukkan sedikit peningkatan dari bulan sebelumnya. Sebagian besar data ekonomi pemerintah—termasuk angka ketenagakerjaan mingguan dan bulanan—masih tertunda karena penutupan pemerintah. (Arl)

Sumber: Cnbc.com

Related News

MARKET UPDATE

Pasar Asia Cenderung Hati-Hati, Pasca Rilis Data AS

Pasar saham Asia dibuka tanpa arah yang jelas pada Rabu (6/8), setelah data sektor jasa AS yang melemah memicu ketidakpastian...

6 August 2025 07:48
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Bursa Asia Merah, SoftBank Rontok 10%

Pasar saham Asia kompak melemah pada Rabu, setelah investor mencerna data perdagangan Jepang dan terbentuknya pemerintahan ba...

22 October 2025 08:44
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun karena Batas Waktu Tarif Trump Mendekat

Saham Asia merosot saat pembukaan karena Gedung Putih terus maju dengan tarif besar-besaran pada mitra dagang termasuk pungut...

9 April 2025 07:25
BIAS23.com NM23 Ai