Bursa Eropa Rebound: FTSE Memimpin
Pasar saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Kamis (23/10) dengan Stoxx Europe menguat 0,44%, DAX Jerman menguat 0,28%, FTSE London menguat 0,67%, CAC Prancis menguat 0,23%, sementara Indeks Pasar Swiss turun 0,45%.
Estimasi singkat indikator kepercayaan konsumen yang dirilis oleh Komisi Eropa meningkat untuk bulan kedua berturut-turut, naik 0,8 poin persentase di Uni Eropa dan 0,7 poin persentase di kawasan euro menjadi masing-masing -13,5 poin dan -14,2 poin.
"Kepercayaan bergerak mendekati rata-rata jangka panjangnya, mematahkan tren yang relatif datar sejak April 2025," kata Komisi dalam sebuah pernyataan.
Di Swiss, Dewan Gubernur Bank Nasional Swiss memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga kebijakan SNB di 0%. Bank mengatakan keputusan tersebut didasarkan pada analisis kebijakan moneter dan kondisi ekonomi. Dan dalam berita korporat, Saham Rentokil melonjak 11% dalam perdagangan di London setelah melaporkan pertumbuhan pendapatan yang pesat di Amerika Utara pada hari Kamis dalam pembaruan perdagangan Q3-nya.
"Di Amerika Utara, kami senang melihat langkah-langkah yang telah kami ambil untuk meningkatkan eksekusi penjualan dan mengembangkan strategi pemasaran digital kami mendorong arus prospek positif dan momentum penjualan secara keseluruhan di kuartal ini," ujar CEO Andy Ransom dalam sebuah pernyataan.
Saham perusahaan barang mewah Prancis, Kering, naik hampir 9% di Paris setelah melaporkan pendapatan Q3-nya mengalami "peningkatan berurutan yang tajam" dari kuartal sebelumnya. Perusahaan juga menyatakan bahwa penjualannya di Amerika Utara "kembali tumbuh."
Lloyds Banking Group (LYG) melaporkan laba Q3 pada hari Kamis sebesar satu pence ($0,013) per saham, turun dari 1,9 pence setahun sebelumnya. Perusahaan juga merevisi pendapatan bunga bersih acuannya untuk tahun 2025 menjadi 13,6 miliar pound, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 13,5 miliar pound.
Saham bank asal Inggris ini naik 1,2% di London. (Arl)
Sumber: Mtnewswires.com