Saham Eropa Ditutup Melemah, Kekhawatiran Tarif AS Bayangi Pasar
Pasar saham Eropa ditutup melemah pada Selasa (15/7), setelah sempat mencatatkan kenaikan di awal sesi. Kekhawatiran investor meningkat terkait rencana tarif baru dari Amerika Serikat terhadap Uni Eropa, yang dapat berdampak pada kinerja bisnis di kawasan tersebut.
Indeks STOXX 50 turun 0,3% ke 5.358 dan STOXX 600 melemah 0,4% menjadi 545. Sentimen pasar tertekan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana untuk mengenakan tarif 30% terhadap produk impor dari Uni Eropa mulai 1 Agustus. Meski negosiasi untuk menghindari tarif terus berlangsung, Uni Eropa juga tengah menyiapkan paket pembalasan yang mencakup barang AS senilai hingga €72 miliar.
Sektor keuangan menjadi penekan utama pasar, dengan saham-saham seperti Allianz, BBVA, dan UniCredit mengalami penurunan antara 1% hingga 2%. Saham Ericsson juga merosot lebih dari 4%, meskipun perusahaan berhasil melampaui ekspektasi laba, karena kekhawatiran dampak tarif terhadap kinerja masa depan.
Namun tidak semua saham bergerak negatif. Saham ASML justru naik 2,7% setelah mendapat angin segar dari kebijakan AS yang melonggarkan pembatasan ekspor chip Nvidia, memberi sentimen positif terhadap industri semikonduktor Eropa.(yds)
Sumber: Trading Economics