Saham Eropa Tertekan Akibat Ancaman Tarif 30% dari Trump
Bursa saham Eropa melemah tipis pada hari Senin (14/7) pasca Presiden AS Donald Trump secara mengejutkan mengancam akan memberlakukan tarif 30% terhadap barang-barang dari Uni Eropa. Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran pasar atas potensi perlambatan ekonomi di kawasan tersebut.
Bank investasi seperti Goldman Sachs dan Barclays memperingatkan bahwa langkah ini bisa mengganggu pertumbuhan ekonomi dan bahkan memaksa Bank Sentral Eropa (ECB) memangkas suku bunga. JPMorgan menyoroti bahwa tarif sebesar itu tidak terduga, karena sebelumnya pasar hanya memperkirakan tarif 10%.
Sektor otomotif menjadi yang paling terpukul. Saham VW, BMW, dan Mercedes anjlok hingga 2,5%, sementara Volvo merosot 5% setelah memperingatkan risiko terhadap profitabilitas kendaraan listriknya karena tarif baru.
Sebagai respons, Komisi Eropa tengah menyiapkan tarif balasan senilai €72 miliar. Komisaris Perdagangan Maros Sefcovic menegaskan bahwa UE akan terus berunding, namun tidak mengesampingkan opsi pembalasan.
Di sisi lain, saham pertahanan seperti Thales justru menguat setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan rencana belanja militer baru senilai €6,5 miliar.(yds)
Sumber: Trading Economics