Bursa Asia-Pasifik diperdagangkan beragam
Bursa Asia-Pasifik diperdagangkan beragam pada hari Rabu, setelah Wall Street menguat karena optimisme investor setelah Presiden AS Donald Trump memperpanjang batas waktu tarif 50% untuk impor Uni Eropa hingga 9 Juli.
Indeks acuan Jepang Nikkei 225 dan Topix diperdagangkan datar hingga ditutup pada 37.722,4 dan 2.769,51. Kospi Korea Selatan melonjak 1,25% hingga mengakhiri hari perdagangan pada 2.670,15 dan Indeks Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 0,23% hingga ditutup pada 728,79.
Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,13% hingga ditutup pada 8.396,9. Tingkat inflasi Australia naik 2,4% pada bulan April, tidak berubah sejak Februari tetapi lebih tinggi dari estimasi median 2,3% yang disurvei oleh Reuters.
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,55% sementara CSI 300 Tiongkok daratan diperdagangkan datar dan ditutup pada level 3.836,24.
Nifty 50 India turun 0,17%.
Di Selandia Baru, bank sentralnya diperkirakan memangkas suku bunga acuan menjadi 3,25%. Dolar Selandia Baru menguat tipis setelah pengumuman tersebut dan diperdagangkan pada level 0,5947 terhadap dolar AS.
Kontrak berjangka AS sedikit berubah karena investor menunggu hasil pendapatan dari Nvidia dan risalah rapat Federal Reserve bulan Mei, yang akan dirilis pada Rabu sore waktu AS.
Semalam, tiga indeks saham utama ditutup lebih tinggi. Dow Jones Industrial Average naik 740,58 poin, atau 1,78%, dan ditutup pada level 42.343,65, sementara S&P 500 naik 2,05% menjadi 5.921,54. Keduanya mengakhiri penurunan empat hari berturut-turut. Nasdaq Composite melonjak 2,47% menjadi 19.199,16 karena nama-nama teknologi seperti Tesla mengalami keuntungan besar.(CP)
Sumber: CNBC