Indeks Berjangka AS Menguat Pasca Libur
Indeks saham berjangka AS melonjak pada hari Selasa (27/5) setelah Presiden Donald Trump mencabut ancamannya untuk mengenakan tarif tinggi terhadap UE dan ketegangan antara Amerika Serikat dan blok Eropa mereda saat para pedagang kembali pasca libur Memorial Day.
Pada hari Minggu, Trump menarik kembali ancamannya untuk mengenakan tarif 50% pada impor UE bulan depan, memulihkan tenggat waktu 9 Juli untuk memungkinkan pembicaraan antara Washington dan blok 27 negara untuk menghasilkan kesepakatan.
Dia mengatakan pada hari Jumat bahwa dia merekomendasikan tarif 50% yang berlaku mulai 1 Juni, mengungkapkan rasa frustrasi bahwa negosiasi perdagangan dengan UE tidak berjalan cukup cepat.
"Namun, kami masih belum yakin apakah pembicaraan akan menghasilkan sesuatu, meskipun UE lebih memilih kesepakatan daripada eskalasi," kata analis Rabobank dalam sebuah catatan.
Pasar Asia dan Eropa beragam setelah naik pada hari Senin, meskipun pergerakan aset AS lebih jelas karena para pedagang kembali pasca libur panjang.
Pada pukul 04:33 waktu timur AS, Indeks Dow E-mini naik 526 poin, atau 1,26%, S&P 500 E-mini naik 85,75 poin, atau 1,47%, dan Nasdaq 100 E-mini naik 346,25 poin, atau 1,65%.
Mayoritas saham megacap dan saham pertumbuhan melonjak dalam perdagangan prapasar. Apple naik 1,9%, Alphabet naik 2,3%, dan Tesla naik 2,5%.
Trump Media & Technology Group dibuka naik 10,3% pasca laporan media mengatakan perusahaan media sosial Trump berencana untuk mengumpulkan sekitar $3 miliar untuk dibelanjakan pada mata uang kripto seperti bitcoin.
Saham pelopor industri semikonduktor Nvidia mengawali minggu ini dengan kenaikan 2,8%. Perusahaan dijadwalkan untuk melaporkan laba kuartalan setelah pasar tutup pada hari Rabu.
Dalam data ekonomi, laporan kepercayaan konsumen bulan Mei akan dirilis segera setelah pasar dibuka pada hari Selasa, sementara risalah rapat kebijakan terakhir Federal Reserve AS dijadwalkan akan dirilis pada hari Rabu.
Sementara sejumlah pejabat Fed diperkirakan akan menyampaikan pernyataan publik sepanjang minggu. Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari pada hari Selasa menyerukan agar suku bunga tetap stabil hingga ada kejelasan mengenai bagaimana tarif yang lebih tinggi memengaruhi inflasi.(yds)
Sumber: Reuters