Saham Wall St Tertekan dengan Fokus pada RUU Pajak Trump
Indeks utama Wall Street merosot dan imbal hasil obligasi pemerintah naik pada Rabu (21/5), karena investor mengamati dengan saksama perdebatan penting atas RUU pemotongan pajak Presiden AS Donald Trump yang telah memicu kekhawatiran mengenai utang negara yang terus meningkat.
Sementara panitia aturan DPR yang mengawasi ketat menjadwalkan sidang yang tidak biasa pada pukul 1 pagi waktu timur AS yang diperkirakan akan berlangsung hingga siang hari, karena Partai Republik mencoba mengatasi perpecahan internal mengenai pemotongan program kesehatan Medicaid dan keringanan pajak di negara bagian pesisir berbiaya tinggi.
Analis nonpartisan mengatakan rencana yang diusulkan dapat menambah $3 triliun hingga $5 triliun ke utang pemerintah federal sebesar $36,2 triliun.
"(Kami melihat) narasi keistimewaan Amerika mereda, jadi Anda memiliki proses alami dari sesuatu yang melemah setelah bertahun-tahun terkonsentrasi," kata David Russell, kepala strategi pasar global di TradeStation.
"Kami seperti menyiramkan bensin ke api dengan tarif dan semua ketidakpastian anggaran ini." Pada pukul 09:34 ET, saham Dow Jones Industrial Average turun 352,28 poin, atau 0,83%, menjadi 42.324,96, S&P 500 (.SPX), turun 31,84 poin, atau 0,54%, menjadi 5.908,62, dan Nasdaq Composite (.IXIC), turun 97,35 poin, atau 0,51%, menjadi 19.045,36.(yds)
Sumber: Reuters