Wall Street Menguat Berkat Harapan Perdagangan
Saham AS menguat pada hari Selasa (22/4) karena harapan akan meredanya perang dagang AS-Tiongkok mengangkat sentimen investor pasca aksi jual tajam pada hari sebelumnya.
Indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 2,5%, Dow Jones melonjak 1.016 poin. Optimisme muncul dari komentar Menteri Keuangan Bessent pada pertemuan puncak yang diselenggarakan JPMorgan, di mana ia mengatakan kebuntuan tarif saat ini "tidak berkelanjutan" dan mengisyaratkan bahwa negosiasi dengan Tiongkok akan bergerak menuju penyelesaian.
Namun, kenaikan mereda di kemudian hari karena Bessent mengakui bahwa pembicaraan formal belum dimulai dan memperingatkan negosiasi kemungkinan akan menjadi "proses yang sulit." Sementara itu, kekhawatiran baru muncul atas serangan Presiden Trump terhadap Ketua Fed Jerome Powell, yang berkontribusi terhadap volatilitas pasar baru-baru ini.
Saham teknologi memimpin rebound, saham Tesla naik 4,6% menjelang rilis pendapatannya, meskipun perusahaan tersebut tetap turun 40% tahun ini. Di sisi laba, General Electric melonjak 6,1% setelah hasil, sementara Verizon berkinerja buruk setelah membukukan laba.(yds)
Sumber: Trading Economics