• Wed, Jun 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 June 2026 15:37  |

Serangan Balasan AS‑Iran Guncang Energi Global

Bentrokan militer kembali terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran setelah helikopter Apache milik AS ditembak jatuh oleh drone Iran di Selat Hormuz. Militer AS merespons dengan menyerang pertahanan udara, stasiun kendali darat, dan radar Iran. Sementara itu, Iran membalas dengan menembakkan rudal ke empat sasaran AS, termasuk pangkalan udara di Yordania dan Bahrain. Insiden ini menampilkan rapuhnya gencatan senjata yang sudah berjalan dua bulan, meski negosiasi perdamaian melalui pihak ketiga seperti Pakistan terus berlangsung.

Benturan terbaru ini meningkatkan wilayah geopolitik di Timur Tengah. Pasar global, khususnya sektor energi, merespons dengan fluktuasi harga minyak. Meskipun harga Brent sedikit turun 0,1% menjadi US$91,37 per barel, ketegangan di Selat Hormuz tetap menimbulkan risiko gangguan pasokan minyak dunia. Sementara itu, beberapa fasilitas penting di Iran, termasuk tangki penyimpanan udara, terkena serangan, menambah kekhawatiran logistik energi regional.

Kepala analis energi ketegangan bahwa bentrokan ini menyoroti risiko geopolitik sebagai faktor fundamental yang masih dominan dalam pergerakan minyak global. Meskipun operasi AS disebut “proporsional”, pasar tetap waspada karena adanya eskalasi di Lebanon dan serangan Israel terhadap Hizbullah. Ketidakpastian seputar pengiriman minyak dan gas melalui Selat Hormuz meningkatkan volatilitas harga jangka pendek dan mendorong energi hedging oleh pelaku pasar.

Dari sisi negosiasi, kendala utama masih terjadi pada tuntutan Iran terkait dana beku lebih dari US$10 miliar dan pengelolaan stok uranium. Sementara itu, Israel dan AS tetap menekankan perlunya kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata sementara. Namun perundingan berjalan lambat, dan adanya kejadian militer terbaru meningkatkan risiko kegagalan kesepakatan jangka panjang. Hal ini membuat investor global tetap memperhatikan perkembangan secara intensif.

Secara fundamental, produksi minyak global tetap terdampak oleh konflik ini. Penurunan pasokan Iran yang berkelanjutan, ditambah ketegangan di jalur transit utama Selat Hormuz, mempertahankan tekanan terhadap harga energi. Sementara permintaan minyak di musim panas mulai meningkat, kondisi ini menciptakan keselarasan antara pasokan dan permintaan, sehingga potensi volatilitas harga tetap tinggi. Laporan persediaan AS menunjukkan penurunan tajam, menambah sentimen bullish jangka pendek bagi minyak.

Melihat pergerakan harga Brent saat ini yang berada di level US$92, tren jangka pendek menunjukkan penguatan tipis ke atas dan ke bawah. Dengan latar geopolitik yang belum stabil, Brent berpotensi bergerak fluktuatif, namun secara fundamental permintaan tetap kuat dan pasokan regional terbatas. Investor disarankan untuk memantau perkembangan gencatan senjata dan respons militer lebih lanjut, karena faktor geopolitik akan terus menjadi katalis utama harga Brent dalam minggu-minggu ke depan.(gn)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai