Dow Melonjak 500 Poin saat Wall Street Bangkit dari Aksi Jual
Saham AS naik pada hari Selasa (22/4) saat para pedagang mencoba pulih setelah hari yang berat di Wall Street, karena kritik terbaru Presiden Donald Trump terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell merusak sentimen.
Dow Jones Industrial Average naik 573 poin, atau 1,5%. S&P 500 naik 1,5%, dan Nasdaq Composite naik 1,8%.
Saham Tesla naik 3% menjelang laporan kuartal pertama perusahaan setelah bel. Netflix naik 4%, sementara Meta dan Amazon masing-masing naik 1% dan 2%. Konglomerat manufaktur 3M naik 6% karena laba yang lebih baik dari perkiraan, yang mendorong saham unggulan Dow naik.
Aksi hari Selasa terjadi setelah aksi jual tajam. Dow turun lebih dari 970 poin dalam sesi reguler, sementara S&P 500 dan Nasdaq keduanya turun lebih dari 2%. Senin menandai sesi penurunan keempat berturut-turut untuk Dow dan Nasdaq.
Investor semakin tidak yakin setelah Trump mengunggah di Truth Social bahwa ekonomi akan melambat jika Fed tidak memangkas suku bunga. Dalam unggahan terbarunya yang menyebut Powell dengan nama, ia menyebut kepala Fed itu "Tuan Terlambat" dan "pecundang besar."
Trump mengisyaratkan "pemutusan hubungan kerja" Powell minggu lalu, tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang menurut penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett sedang dipelajari oleh tim presiden. Powell mengatakan ia tidak dapat dipecat berdasarkan hukum dan bermaksud untuk menjabat hingga akhir masa jabatannya pada Mei 2026. (Arl)
Sumber : CNBC