Indek Berjangka AS Naik dengan Saham Nasdaq Menuju Rekor
Indeks saham berjangka AS melonjak pada Senin (28/10) saat investor mencari sejumlah laba teknologi megacap untuk terus mendorong Nasdaq Composite ke level tertinggi baru pekan ini. Situasi geopolitik yang mendingin juga membantu sentimen risiko.
Serangan udara akhir pekan oleh Israel terhadap Iran tidak menargetkan fasilitas minyak atau nuklir seperti yang dikhawatirkan dan kontrak berjangka minyak lebih rendah pada perdagangan awal.
Indeks berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average naik 179 poin, atau 0,42%. Indeks berjangka S&P 500 naik 0,53% dan indeks berjangka Nasdaq 100 naik 0,73%.
Sementara pasar terbagi pada akhir pekan lalu. Pada hari Jumat, Nasdaq Composite yang sarat teknologi melonjak ke level tertinggi intraday baru sepanjang masa, naik 0,56% hingga ditutup pada 18.518,61. Di sisi lain, Dow merosot 259,96 poin, atau 0,61%, hingga ditutup pada level 42.114,40. S&P 500 yang merupakan indeks pasar luas turun tipis 0,03% menjadi 5.808,12.
Baik Dow maupun S&P mengakhiri enam minggu kemenangan beruntun, tetapi Nasdaq mencatatkan minggu positif ketujuh berturut-turut.
Selain itu Wall Street juga bersiap menghadapi pekan besar di pasar yang akan menandai pekan tersibuk musim pelaporan laba kuartal ketiga dan pekan terakhir sebelum pemilihan Presiden AS pada 5 November. Lima dari Tujuh Perusahaan Magnificent Alphabet, Microsoft, Meta Platforms, Amazon, dan Apple dijadwalkan untuk melaporkan laba kuartal ketiganya.
Sumber: CNBC